Citizen Reporter

Pengerajin Songkok di Desa Bungah, Kabupaten Gresik Tembus Hingga Malaysia

Selain terkenal dengan sentra perajin rebana, Desa Bungah juga dikenal sebagai sentra peci/songkok.

Pengerajin Songkok di Desa Bungah, Kabupaten Gresik Tembus Hingga Malaysia
ist/Citizen Reporter
Pengerajin Songkok di Desa Bungah, Kabupaten Gresik, Pasaer Tembus Hingga Malaysia 

SURYA.co.id - Desa Bungah, Kabupaten Gresik, merupakan salah satu wilayah yang menjadi pusat pemerintahan di antara desa-desa yang ada di sekitar Bungah.

Penduduk desa ini memiliki banyak aktivitas yang cukup produktif.

Itu bisa dilihat dari banyaknya wirausaha yang digeluti masyarakat Bungah.

Selain terkenal dengan sentra perajin rebana, Desa Bungah juga dikenal sebagai sentra peci atau songkok.

Istilah songkok mengacu dari bahasa Melayu dan Bugis.

Songkok menjadi penutup kepala yang resmi ketika menghadiri upacara-upacara resmi seperti upacara perkawinan, salat Jumat, dan upacara keagamaan bagi sebagian warga Indonesia.

Dalam rangka merawat kerajinan khas Nusantara, banyak warga Desa Bungah yang menjadi perajin songkok.

Ada puluhan perajin di desa itu. Merek yang terkenal di kalangan pemakai songkok adalah Assa, Pondok Indah, Dua Pendopo, dan Sahara lahir dari tangan-tangan terampil mereka.

Salah satunya Nawadlir (50) yang sudah menjadi perajin songkok selama 19 tahun.

Ia menuturkan, usaha yang digelutinya selama ini karena terdorong oleh warga Bungah yang sama-sama terampil membuat kerajinan itu.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved