Citizen Reporter

Banyak Produk Unggul di Program Pengembangan Kewirausahaan UKWMS, Mulai Tas Hingga Makanan

Plaza itu penuh dengan gerai yang menampilkan produk-produk karya mahasiswa Fakultas Kewirausahaan (UKWMS)

Banyak Produk Unggul di Program Pengembangan Kewirausahaan UKWMS, Mulai Tas Hingga Makanan
ist/Citizen Reporter
Banyak Produk Unggul di Program Pengembangan Kewirausahaan UKWMS, Mulai Tas Hingga Makanan 

SURYA.co.id - Plaza Dinoyo di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Senin (21/10/2019), tampak berbeda dari keseharian yang biasanya hanya berisi mahasiswa yang belajar atau sekadar berlalu lalang.

Plaza itu penuh dengan gerai yang menampilkan produk-produk karya mahasiswa Fakultas Kewirausahaan (UKWMS) yang tergabung dalam tenant Pogram Pengembangan Kewirausahaan (PPK).

Veronika Rahmawati selaku ketua pengusul program menyampaikan rangkaian kegiatan PPK yang telah dilakukan sejak April 2019.

Kegiatan itu untuk mengembangkan orang muda menjadi wirausahawan mandiri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelatihan membuat Value Proposition Design (VPD) dan Business Model Canvas (BMC).

Itu dilanjutkan dengan pembuatan prototype produk dan diakhiri dengan pengenalan produk ke pasar melalui ekspo.

“Ekspo bertajuk Gelar Karya Fakultas Kewirausahaan–Program Pengembangan Kewirausahaan berlangsung dua hari (21-22 Oktober 2019) yang merupakan kegiatan PPK Hibah–Ristekdikti yang diterima Fakultas Kewirausahaan UKWMS pada 2019. Gelar karya ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan menampilkan karya inovasinya dalam pengembangan produk,” imbuhnya.

Tenant mahasiswa yang bergabung dalam Gelar Karya menghasilkan produk yang terdiri atas project bisnis di bidang Food and Beverages (Gummy Rosella, Healthy Fruit Nugget, Psycone, Historica, Soerabia de Chocolade, Donatelo); project bisnis di bidang Pendidikan (Alto); serta project bisnis di bidang Fashion and Apparel (Stelabs dan Maczen).

“Meskipun pameran berada dalam lingkup kampus dan pengunjung adalah mahasiswa internal kampus, namun kami berhasil menjual empat produk kami. Harga tas Rp 200 ribu hingga Rp 350 ribu,” papar Jeremy, salah satu anggota kelompok Maczen yang menjual produk tas.

Demikian juga halnya dengan produk-produk Food dan Beverages.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved