Berita Surabaya

2.500 Peserta Lomba Burung Kicau di Ubaya akan Berebut Piala Khofifah Cup 1, Minggu 27 Oktober 2019

Himpunan Pecinta dan Penghobi Kicau Burung akan menggelar Lomba Kicau Burung Khofifah Cup 1 Skala Nasional

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
surya/bobby constantine koloway
Heri Sugihono, penggagas Lomba Kicau Burung Khofifah Cup 1 Skala Nasional. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Himpunan Pecinta dan Penghobi Kicau Burung akan menggelar lomba kicau burung skala nasional, Minggu (27/10/2019) mendatang. Tahun ini, even bertajuk Khofifah Cup 1 ini akan dibuka langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Penggagas lomba, Heri Sugihono, mengatakan perwakilan pecinta burung dari seluruh Indonesia menyatakan siap ambil bagian dalam even ini. ada dari, Jawa Timur sebagai tuan rumah, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Sumatera, Kalimantan, Batam , Jakarta, Sulawesi, dan berapa daerah lain.

"Lomba burung ini diperkirakan akan diikuti oleh 2.500 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia," kata Heri kepada jurnalis ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (25/10/2019).

Pada even kali ini, Heri mengatakan panitia menyiapkan 3.000 tiket.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai sekitar Rp 600 juta yang terbagi dari 50 kategori lomba.

"Saat ini, pesertanya terus bertambah" kata pria yang juga politisi Golkar Jatim ini.

Menurutnya, Gubernur Khofifah direncanakan hadir untuk membuka event kicau burung bertaraf nasional ini.

"Beliau antusias untuk hadir. Insyaallah beliau siap hadir," kata Heri.

Untuk diketahui, lomba Kicau burung ini adalah event tahunan yang selalu digelar di lapangan kampus Ubaya, di kawasan Tenggilis Mejoyo, Kali Rungkut, Kecamatan Rungkut Surabaya.

Lomba Burung Berkicau Tingkat Nasional Piala Gubernur ini menjadi even yang dinanti para penggemar burung.

Selain sebagai ajang memperkenalkan jenis burung, lomba ini juga sebagai ajang silaturahim para penggemar burung di seluruh nusantara.

"Burung sudah menjadi identitas budaya bagi masyarakat Jawa Timur. Hampir setiap masyarakat di Jawa Timur memiliki burung sebagai hewan peliharaan. Sebagian masyarakat menganggap sebuah rumah kurang lengkap apabila tidak ada suara burung," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved