Setelah Copot Gelar Selir Jenderal Cantik, Raja Thailand Kini Pecat 6 Pejabat Istana, ini Alasannya

Setelah mencopot gelar selir dari jenderal cantik Sineenat Wongvajirapakdi, kini Raja Thailand Maha Vajiralongkorn memecat enam pejabat istananya

Setelah Copot Gelar Selir Jenderal Cantik, Raja Thailand Kini Pecat 6 Pejabat Istana, ini Alasannya
Kolase AFP/HANDOUT dan LILLIAN SUWANRUMPHA
Setelah Copot Gelar Selir Jenderal Cantik, Raja Thailand Kini Pecat 6 Pejabat Istana 

SURYA.co.id - Setelah mencopot gelar selir dari jenderal cantik Sineenat Wongvajirapakdi, kini Raja Thailand Maha Vajiralongkorn memecat enam pejabat istananya

Alasannya adalah enam pejabat senior istana tersebut dianggap telah melakukan "perbuatan jahat", seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Raja Thailand Pecat 6 Pejabat Istana karena "Perbuatan Jahat"

Pengumuman terkait pemecatan itu dilakukan pihak istana kerajaan Thailand, Rabu (23/10/2019), hanya selang beberapa hari setelah raja mencopot gelar selirnya.

Dilansir Reuters, enam pejabat senior yang dipecat itu termasuk seorang wanita, seorang pejabat senior kepolisian, serta dua penjaga kerajaan, yang semuanya bekerja di istana.

Kabar pemecatan itu disampaikan dalam dua pengumuman terpisah yang dirilis surat kabar istana, Royal Gazette.

Enam pejabat yang dipecat itu dituduh telah melakukan kesalahan disiplin yang parah, hingga menyebabkan terganggunya layanan kerajaan

Raja pun memerintahkan agar keenam pejabat itu dipecat dan dilucuti dari semua pangkat resmi.

"Raja telah memerintahkan pemecatan mereka dari dinas kerajaan...karena kesalahan disiplin yang parah dan perbuatan yang dianggap sangat jahat," bunyi salah satu pengumuman.

"Mereka telah mengeksploitasi posisi resmi mereka demi keuntungan pribadi atau orang lain," lanjut surat kabar itu.

Sebelumnya pada awal pekan ini, pihak istana juga telah mengumumkan keputusan Raja Vajiralongkorn yang mencopot seluruh gelar bangsawan dan pangkat militer dari selir raja, Sineenat Wongvajirapakdi.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved