Berita Surabaya

Seorang Sales di Surabaya Gelapkan Uang Perusahaan Rp 152 Juta, Ditangkap setelah Setahun Menghilang

Seorang mantan sales perusahaan distributor minuman suplemen di Surabaya dipolisikan oleh bosnya lantara diduga menggelapkan perusahaan Rp 152 juta.

Seorang Sales di Surabaya Gelapkan Uang Perusahaan Rp 152 Juta, Ditangkap setelah Setahun Menghilang
surya.co.id/firman rachmanudin
Tersangka penggelapan uang perusahaan Irma Nur Aida (30) asal Sumurwelut Surabaya saat diamankan di Mapolsek Asemrowo, Polrestabes Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang mantan sales perusahaan distributor minuman suplemen di Surabaya dipolisikan oleh bosnya.

Perempuan bernama Irma Nur Aida (30) asal Sumurwelut Surabaya itu dilaporkan bos PT Subur Mitra Sukses tempat ia bekerja lantaran diduga menggelapkan sejumlah uang hasil penjualan yang harusnya disetorkan.

"Tersangka menjadi sales sejak 2015 lalu hingga tahun 2018," kata Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Surabaya, AKP Syaifuddin, Rabu (23/10/2019).

KRONOLOGIS Driver Taksi Online Surabaya Dibunuh hingga Terungkap Pelakunya, Berikut 4 Fakta Terbaru

Viral di WhatsApp (WA), Video Gadis Bandung Berhubungan Badan dengan Pria Tua, Ini Reaksi Polisi

VIRAL Video Jerinx SID Soal Adegan Ranjang dengan Istrinya Nora Alexandra: Semalam Meledak 11 Kali

Sebelum keluar dari pekerjaan, Nur Aida sempat tidak menyetorkan uang senilai hampir 152 juta kepada perusahaannya.

"Itu penjualan selama Mei 2018 hingga saat tersangka mengundurkan diri," tambahnya.

Kerugian perusahaan diketahui saat perusahaan melakukan audit.

Hasilnya ada uang penjualan yang tidak masuk kepada keuangan perusahaan.

"Dari situ, pelapor bernama Luhur melaporkan kejadian tersebut kepada kami," lanjutnya.

Tahu dilaporkan bosnya, tersangka akhirnya menghilang dan berpindah-pindah hingga akhirnya tertangkap di rumahnya setelah merasa aman.

"Hampir satu tahun pergi berpindah-pindah ke Jawa Barat rumah temannya. Namun, setelah mendapat informasi jika kembali, kami lakukan penangkapan tanpa perlawanan," tandasnya.

Hasil penyidikan, uang yang digelapkan tersangka digunakan membeli perhiasan, motor, dan kebutuhan hidup.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved