Pria Separuh Abad di Kota Malang Rampok 22 Perhiasan Emas, Residivis Ini Sudah Beraksi di 20 Rumah

Pembobol rumah sekaligus perampok emas, IS jalan terpincnag-pincang. Dia baru saja menggondol 22 perhiasan emas dan uang Rp 2,5 juta dari rumah.

Pria Separuh Abad di Kota Malang Rampok 22 Perhiasan Emas, Residivis Ini Sudah Beraksi di 20 Rumah
SURYA.co.id/Aminatus Sofya
Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander saat menanyai IS di Mapolres Malang Kota. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Pembobol rumah sekaligus perampok emas, IS jalan terpincnag-pincang. Dia baru saja menggondol 22 perhiasan emas dan uang Rp 2,5 juta dari rumah. 

Ternyata, bukan kali ini saja dia mencuri harta orang lain, baik saat rumah kosong maupun berpenghuni.

Dari kelihaian IS ini, dia mengaku sudah 20 kali mencuri dan merampok harta benda orang lain.

Pria asal Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang ini terlihat berjalan terpincang-pincang saat dikeler di Mapolres Malang Kota karena kakinya ditembak oleh polisi.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander menerangkan IS ditangkap di sekitar Perumahan Palm Residence, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat itu, IS baru saja selesai mencuri di sebuah rumah dan berhasil menggondol 22 perhiasan emas dan uang sebesar Rp 2,5 juta.

“Perhiasan yang kami hadirkan kali ini adalah barang bukti yang tersangka curi dari rumah korban,” terang Dony kepada reporter SURYA.co.id Aminauts Sofya, sambil menunjukkan barang bukti emas, Kamis (24/10/2019).

Modus yang digunakan IS adalah dengan memanjat pagar dan kemudian memasuki rumah korban.

Jika rumah terkunci, pria 49 tahun itu tak segan mencongkel dan membersihkan harta benda yang ada di dalamnya.

“Jadi modusnya manjat dia. Setelah manjat, dia masuk kemudian ambil barang berharga di situ,” paparnya.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved