Berita Ponorogo

Polres Ponorogo Bagi-bagi Helm ke Anak Kecil saat Operasi Zebra Semeru 2019

Polres Ponorogo membagikan helm bagi anak kecil saat menggelar Operasi Zebra Semeru di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan Ponorogo

Polres Ponorogo Bagi-bagi Helm ke Anak Kecil saat Operasi Zebra Semeru 2019
Dok Humas Polres Ponorogo
Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto saat memberikan helm kepada anak kecil yang tak mengenakan helm saat Operasi Zebra Semeru 2019, Kamis (24/10/2019) 

SURYA.co.id | Ponorogo - Polres Ponorogo membagikan helm bagi anak kecil saat menggelar Operasi Zebra Semeru di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan Ponorogo, Kamis (24/101/2019).

Sama seperti operasi yang lain, puluhan polisi ketika itu menghentikan laju pengendara untuk diperiksa satu per satu surat-surat, seperti Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan STNK, kelengkapan kendaraan dan kondisi kendaraan.

Tetapi, beberapa pengendara sepeda motor yang membawa anak kecil juga akan diperiksa.

Jika anak kecil itu tidak mengenakan helm, maka polisi akan memberikan, serta memakaikan helm kepada mereka.

"Ini buat adik. Biar tidak apa-apa di jalan.  Kepala anak kecil juga harus dilindungi loh ibu bapak," kata Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto kepada pengendara yang tertib berlalu lintas.

Arief Fitrianto menjelaskan, operasi zebra Semeru bukan hanya untuk menindak yang melanggar namun juga mengapresiasi  pengemudi kendaraan bermotor yang sudah tertib, dan taat berkendara. "Kami berikan helm. Tapi helm untuk anak kecil," terang lulusan AKPOL 2001 ini.

Selain itu, kata dia, juga pihaknya mempermudah bagi pengendara yang melanggar. Karena pihak Polres Ponorogo juga menggelar sidang ditempat.

"Kami lakukan tindakan tegas langsung kita sidsngkan, kita kerjasama dengan kejaksaan dan pengadilan, sekaligus kita sosialisasikan kepada masyarakat bagaimana prosedur penilangan sebenarnya, agar tidak ada ungkapan negatif masyarakat jika tilang itu hanya untuk polisi ," katanya.

Di sisi lain, Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Bambang Prakoso menyatakan untuk pelanggaran yang dibatas ketentuan akan  dilakukam tindakan secara tegas.

Baik itu modifikasi kendaraan yang tidak sesuai dengan peruntukannya yang justru bisa membahayakan pengemudi maupun pengendara lainnya

"Harapannya semakin tumbuh kesadaran masyarakat, kesadaran tertib lantas semakin meningkat, sehingga kita harapkan dengan ketertiban lalu lintas yang semakin baik, angka kecelakan bisa kita tekan," tambahnya.

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved