Berita Mojokerto

Obok-obok Rumah Kos di Mojokerto, Satpol PP Temukan Tiga Bukan Pasutri dan Alat Hisap Narkoba

Rumah kos yang sering terjaring razia itu rata-rata kamarnya banyak, pengawasan yang dilakukan oleh pemilik kos jadi kurang.

SURYA.co.id/Febrianto Ramadani
Suasana penggeledahan salah satu rumah kos di Kedundung, Kota Mojokerto yang dilaksanakan oleh Satpol PP dan BNN Kota Mojokerto, Rabu (23/10/2019) malam. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Satpol PP Kota Mojokerto bersama Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Mojokerto menggelar razia rutin beberapa rumah kos di wilayah Kedundung, Magersari dan Kranggan, Kota Mojokerto, Rabu (23/10/2019) pukul 23.00 Wib.

Hasilnya, ditemukan tiga pasangan yang bukan suami istri dan satu orang yang masih dibawah umur membawa kontrasepsi.

Dari tiga pasangan itu, salah satu di antaranya memiliki alat hisap narkoba.

Kasat Pol PP kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan salah satu pasangan yang memiliki alat hisap narkoba dilakukan pemeriksaan tes urine.

"Setelah dilakukan tes urine. Ternyata yang perempuan positif pengguna narkoba. Jadi langsung diamankan oleh BNN," ujarnya usai melakukan razia, Rabu (24/10/2019).

Guna menindaklanjuti rumah kos yang terjaring razia, Satpol PP Kota Mojokerto akan melibatkan Dinas Perizinan dan BNN Kota Mojokerto untuk mengambil langkah selanjutnya.

"Mereka sebenarnya sudah sering mengimbau penghuni kos. Akan tetapi karena rumah kos yang sering terjaring razia itu rata-rata kamarnya banyak, pengawasan yang dilakukan oleh pemilik kos jadi kurang. Sehingga, bisa dikatakan pemilik atau penjaga kos kebobolan," terangnya.

Selain itu, lanjut Heryana, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada pengelola kos.

"Kami beri peringatan kepada yang bersangkutan agar lebih memilah penghuni kos yang baru dan juga dilakukan pengawasan dengan ketat dengan menambahkan petugas pengawasan." imbuhnya.

Penghuni kos yang terjaring razia tersebut akan dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Satpol PP Kota Mojokerto

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved