Berita Surabaya

Gunung Ijen Banyuwangi Darurat Kebakaran, Pemprov Jatim akan Datangkan Helikopter Water bombing

Pemprov Jatim tengah memproses SK tanggap darurat kebakaran hutan yang dikeluarkan oleh Pemkab Banyuwangi di Gunung Ijen.

Gunung Ijen Banyuwangi Darurat Kebakaran, Pemprov Jatim akan Datangkan Helikopter Water bombing
surya.co.id/istimewa
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meninjau lokasi kebakaran hutan di kawasan Gunung Ijen Banyuwangi, Selasa (22/10/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemprov Jatim tengah memproses SK tanggap darurat kebakaran hutan yang dikeluarkan oleh Pemkab Banyuwangi di Gunung Ijen. Pasalnya, kabakaran hutan dan lahan di Gunung Ijen Kabupaten Banyuwangi sudah kian meluas dan sudah hampir sepekan jalur pendakian dan wisata ke blue fire ditutup demi keamanan wisatawan.

Kepala Dinas Kehutanan Jatim, Dewi J Putriatni, mengatakan SK tanggap darurat kebakaran hutan itu dikeluarkan kemarin dan hari ini mulai diproses. SK tersebut menjadi dasar pengajuan bantuan helikopter ke BPNB agar bisa dilakukan waterbombing di wilayah darurat kebakaran.

"Untuk kebakaran di Gunung Ijen Bupati Banyuwangi sudah mengeluarkan SK darurat kebakaran. Jadi sekarang sedang diproses bantuan BNPB supaya bisa dilakukan water bombing di Ijen," kata Dewi, Kamis (24/10/2019).

Dasar yang sama juga dilakukan dalam mendatangkan helikopter guna penanganan kebakaran di Gunung Arjuno Welirang dengan teknik water bombing.

Ada tiga pemkab yang mengeluarkan SK tanggap darurat bencana kebakaran hutan, yaitu Pemkot Malang, Pemkot Batu, dan Pemkab Malang.

"Sejauh ini opsi yang memungkinkan untuk memadamkan selain manual ya harus pakai heli, karena sejauh ini pakai manual kendalanya memang banyak. Karena kecuramannya 60 hingga 70 derajat. Sejauh ini teman dari Perhutani, relawan, TNI Polri harus naik turun memadamkan api," tegas Dewi.

Lebih lanjut menurut Dewi kebakaran hutan dan lahan di tahun 2019 ini adalah yang terburuk.

Peningkatan lahan terbakar sampai dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Hingga saat ini sudah lebih dari 4.300 hektare lahan hutan yang terbakar, termasuk sekitar 2.000 hektare di antaranya adalah lahan taman hutan raya di Arjuno dan di Wonosalam Jombang.

"Tahun lalu bulan Oktober itu sudah turun hujan. Sekarang ini sudah hampir habis Oktober tapi masih belum hujan. Meski di Singosari sempat hujan tapi tidak di atas. Di atas hanya terbentuk awan tapi hujannya turun di bawah sehingga tidak membantu pemadaman kebakaran," ucapnya.

Terkait kapan heli akan bisa didatangkan ke Gunung Ijen, Dewi belum bisa memastikan kapan, karena tergantung dari BNPB.

Saat ini, BNPB sudah membantu water bombing di Gunung Arjuno Welirang dan masuk di hari keempat.

"Upaya kita ya sejauh ini ada pencegahan sosialisasi dan penanganan dengan menggerakkan relawan anti api. Ketika terjadi kebakaran pemadamannya itu dilakukan manual pakai gebyok, pakai sekat bakar artinya agar apinya tidak menjalar. Tapi kemampuan manusia kan terbatas, maka kita berharap bantuan waterbombing juga segera datang untuk Ijen," pungkas Dewi.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved