Berita Bangkalan

Padat Penduduk, Angka Kecelakaan Lalu-lintas di Jatim Meningkat Sebesar 4,11 Persen

Angka lakalantas di Jatim masih cukup tinggi. Bahkan cenderung mengalami peningkatan.

Padat Penduduk, Angka Kecelakaan Lalu-lintas di Jatim Meningkat Sebesar 4,11 Persen
surya.co.id/ahmad faisol
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra saat Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2019 di Mapolres Bangkalan, Rabu (23/10/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Kepadatan populasi penduduk di Propinsi Jatim dan ketergantungan masyarakat terhadap sektor transportasi tentu saja menimbulkan beragam permasalahan.

Beberapa di antaranya yakni kemacetan dan kecelakaan lalu-lintas (lakalantas).

Hal itu disampaikan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Pratama Putra ketika membacakan sambutam Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2019 di Mapolres Bangkalan, Rabu (23/10/2019).

"Pada 2018, penduduk Jatim sebanyak 42 juta dengan kepadatan penduduk 813 jiwa per kilometer persegi," ungkap Rama.

Ia menjelaskan, berdasarkan analisa dan evaluasi Ditlantas Polda Jatim, angka lakalantas di Jatim masih cukup tinggi. Bahkan cenderung mengalami peningkatan.

"Karena itu, Polda Jatim menggelar operasi kewilayahan dengan sandi Zebra Semeru 2019. Selama 14 hari terhitung 23 Oktober hingga 5 November," jelasnya.

Gelar Ops Zebra Semeru, lanjutnya, tak lain sebagai upaya pihak kepolisian guna menekan angka lakalantas dan meningkatkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu-lintas.

"Sehingga tercipata kamseltibcarlantas (keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran berlalu-lintas," paparnya.

Pada periode Januari-September 2018, angka lakalantas di Jatim mencapai 18.649 kasus.

Tahun berikutnya pada periode yang sama, jumlah lakalantas di Jatim meningkat pada angka 19.146 kasus.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved