Berita Surabaya

Tersangkut Kasus Kepemilikan Senjata Api, TKI Purworejo Batal Nikah

Gara-gara bawa senjata api dari Taiwan, rencana menikah TKI Purworejo buyar.

Tersangkut Kasus Kepemilikan Senjata Api, TKI Purworejo Batal Nikah
surya/firman rachmanudin
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Faisol Amir menunjukkan tersangka dan barang buktinya. Tersangka merupakan TKI Purwerejo Jateng yang dideportasi dari Taiwan lalu ditangkap lantaran membawa senjata api 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gara-gara bawa senjata api dari Taiwan, rencana menikah Wiluyo buyar. TKI Purworejo itu harus mendekam ditahanan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya seusai ditangkap dirumah tunangannya di Blitar.

Karena kasus ini, Wiluyo batal melangsungkan pernikahan di rumah tunangannya tersebut.

Temukan Senpi di Tempat Kerja di Taiwan & Dibawa Pulang, TKI Purworejo Ngaku Buat Kenang-Kenangan

"Saya mau menikah bulan depan. Tapi karena kasus ini saya pasrah," kata Wiluyo, Selasa (22/10/2019).

Pria 41 tahun itu ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (22/10/2019) malam di Blitar, tempat calon istrinya.

Penangkapan itu menyusul seusai polisi mendapat informasi adanya kiriman paket berisi sepucuk senjata api di sebuah gudang ekspedisi Jalan Kalianak Surabaya.

"Kami lacak pemilik paket dan menemukan tersangka ini,"kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Wiluyo terancan hukuman 12 tahun penjara karena melanggar Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12/1951.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved