Berita Surabaya

Polres Tanjung Perak Tangkap TKI Purworejo Jateng, Bawa Senjata Api Setelah Dideportasi dari Taiwan

TKI Purworejo dideportasi oleh pemerintah Taiwan namun harus berurusan dengan polisi, lantaran menyimpan sebuah senjata api jenis FN

Polres Tanjung Perak Tangkap TKI Purworejo Jateng, Bawa Senjata Api Setelah Dideportasi dari Taiwan
surya/firman rachmanudin
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto dan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Faisol Amir menunjukkan tersangka dan barang buktinya. Tersangka merupakan TKI Purwerejo Jateng yang dideportasi dari Taiwan lalu ditangkap lantaran membawa senjata api 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tenaga Kerja Indonesia atau TKI Purworejo, Jawa Tengah, dideportasi oleh pemerintah Taiwan karena izin tinggalnya sudah kadaluarsa. Namun, TKI Purworejo bernama Waluyo (41) warga Desa Kumpulsari, Ngumbul, Purworejo, Jawa Tengah, tersebut harus berurusan dengan polisi, lantaran menyimpan sebuah senjata api jenis FN di kardus miliknya.

Pengungkapan itu berawal saat petugas eksepdisi mencurigai sebuah kardus di gudang Jalan Kalianak Surabaya, Senin (21/10/2019) pagi.

"Kami bekerjasama dengan Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya yang melihat benda semacam pistol di dalam kardus besar saat melalui proses pemeriksaan x-ray," beber Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, Selasa (22/10/2019).

Setelah dicek, dalam paket kardus besar itu ditemukan sebuah senjata api buatan pb Corp yang disimpan di tengah tumpukan pakaian.

"Setelah mendapati itu, kami kerahkan anggota mengecek di alamat pengiriman yang ada di Purworejo. Di sana kami mendapat identitas tersangka," tambah Agus.

Tersangka baru bisa diatangkap pada Senin malam di tempat calon istrinya daerah Blitar Jawa Timur.

"Kami tangkap saat di Blitar, untuk pengirim paket dan penerima paket itu atas nama tersangka semua. Jadi sebelum dipulangkan, tersangka sempat mengemas barang-barangnya dengan kardus ini. Lalu dipaketkan ke alamat rumahnya di Purworejo," tandasnya.

Hasil pemeriksaan labfor, senjata api itu merupakan senjata pabrikan yang aktif, meski saat ditemukan, pistol tersebut tak memiliki magasin.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved