Citizen Reporter

Desa Wisata Eduwisata Berbasis Agronursing di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang

Agronursing adalah penatalaksanaan manajemen pelayanan keperawatan dan asuhan keperawatan, dalam ruang lingkup pertanian, perkebunan, perikanan, dan..

Desa Wisata Eduwisata Berbasis Agronursing di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang
ist/citizen reporter
Desa Wisata Eduwisata Berbasis Agronursing di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang 

Begitu pula dengan keunikan peternakan kambing Senduro penghasil susu, kebun pisang Mas Kirana, hingga usaha pembuatan keripik pisang.

“Konsep eduwisata kami pilih agar wisatawan yang datang tidak hanya menikmati keindahan alam Desa Burno, tetapi juga bisa belajar bagaimana beternak kambing Senduro dan sapi perah, atau memilih menimba ilmu bagaimana menanam pisang Mas Kirana hingga mengolahnya jadi keripik pisang,” ungkap Arista Maysaroh, dosen lainnya.

Letak agronursing-nya ada pada materi di Sekolah Desa Anoman Burno meliputi pengenalan dan pemahaman akan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja di area pertanian dan peternakan.

Warga Desa Burno dilatih menggunakan alat pelindung diri saat bekerja di lahan dan kandang ternak, termasuk praktik mencuci tangan yang benar.

“Bagaimana mengolah susu kambing dan sapi yang higienis, juga mengolah hasil panen pisang yang sesuai aturan kesehatan termasuk dalam materi. Nah, prosedur kesehatan ini juga akan diterapkan kepada wisatawan yang berkunjung ke Desa Burno,” jelas Anggia.

Salah satu inovasi lain adalah pendirian Nursing Corner. Pendirian fasilitas ini tak lepas dari posisi Desa Burno yang berada di kaki Gunung Semeru, sehingga menjadi perlintasan para pendaki.

Dengan adanya Nursing Corner, maka para pendaki bisa mengecek kondisi kesehatan mereka.

Di tempat itu disediakan alat cek tekanan darah dan alat untuk mengecek kadar oksigen dalam darah, juga informasi kesehatan penting lainnya yang bermanfaat bagi para pendaki gunung.

Misalnya, kadar oksigen dalam darah yang normal bagi seseorang yang akan naik gunung harus minimal ada di angka 96.

“Dengan adanya Nursing Corner maka para pendaki dapat memeriksakan diri secara mandiri. Dengan demikian meminimalkan risiko terjadinya pendaki gunung yang sakit selama mendaki. Penempatan Nursing Corner menyesuaikan dengan jalur pendakian dan dijaga oleh warga Desa Burno,” timpal Arista.

Iim Fahmi Ilman
Staf Humas dan Protokol Universitas Jember
humas@unej.ac.id

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved