Berita Surabaya

3.400 Hektare Lahan 6 Gunung di Jatim Alami Kebakaran, BPBD Jatim Sebut Gunung Arjuno Paling Parah

3.400 hektare di enam kawasan pegunungan Jatim yang mengalami kebakaran parah

3.400 Hektare Lahan 6 Gunung di Jatim Alami Kebakaran, BPBD Jatim Sebut Gunung Arjuno Paling Parah
surya.co.id/hayu yudha prabowo
Titik api kebakaran hutan Gunung Arjuno mengepulkan asap difoto menggunakan metode self timer dari kawasan Kelurahan Merjosari, Kota Malang, Jumat (11/10/2019). Kebakaran hutan Gunung Arjuno yang sejak empat hari meluas hingga masuk kawasan Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dan belum bisa dipadamkan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - BPBD Jatim bersama pemerintah kabupaten/kota setempat terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan pegunungan di Jatim. Hingga saat ini, ada enam kawasan pegunungan Jatim yang mengalami kebakaran parah.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Satrio Nurseno, mengatakan enam kawasan pegunungan itu adalah selingkar Gunung Ijen, selingkar Arjuno-Welirang, selingkar Gunung Wilis, Gunung Kawi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan Gunung Raung. Satrio menuturkan kebakaran terparah ada di Gunung Arjuno-Welirang.

Satrio menyebut hari ini juga masih ada satu unit helikopter yang melakukan operasi water bombing. Namun, operasionalnya masih belum maksimal lantaran terkendala cuaca berupa angin kencang yang mencapai 35 knot menghambat penerbangan helikopter.

"Hari ini sudah optimal water bombing nya. Sudah sekitar 12 ribu ton pemadaman dilakukan di Arjuno-Welirang, tapi juga kan banyak titiknya belum bisa padamkan semua," urai Satrio, pada Surya, Selasa (22/10/2019).

Helikopter water bombing milik BNPB tersebut melakukan pemadaman maksimal pukul 11.00 WIB siang.

Di atas jam tersebut susah lantaran angin kencang sudah mulai menerjang.

"Kalau siang kecepatan angin bisa sampai 35 knot atau 75 kilometer per jam. Heli tidak berani terbang, karena sudah berbahaya," tegasnya.

Sejauh ini hanya karhutla di kawasan Arjuno-Welirang yang menggunakan helikopter water bombing.

Sedangkan pemadaman kebakaran hutan dilakukan secara manual.

Ini karena Tahura Raden Soerjo Arjuno-Welirang mengajukan permohonan penggunaan helikopter.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved