Reaksi Driver Gojek Setelah Nadiem Makarim Mau Jadi Menteri Jokowi: Akan Ada Gerakan

Reaksi tak terduga driver Gojek setelah Nadiem Makarim mau jadi Menteri Jokowi: Akan ada gerakan penolakan di seluruh Indonesia.

Reaksi Driver Gojek Setelah Nadiem Makarim Mau Jadi Menteri Jokowi: Akan Ada Gerakan
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Pendiri layanan ojek berbasis aplikasi online GoJek, Nadiem Makarim, berfoto di kantor pusat GoJek di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2016). 

Reaksi tak terduga driver Gojek setelah

Nadiem Makarim mau jadi Menteri Jokowi:

Akan ada gerakan di seluruh Indonesia....

----

SURYA.CO.ID -  Asosiasi pengemudi ojek online menolak jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk pendiri Gojek Nadiem Makarim jadi menteri.

“Ojol tidak setuju apabila Nadiem jadi salah satu menterinya Jokowi, akan ada pergerakan seluruh Indonesia, sebagai penolakan,” ujar Ketua Presidium Nasional Garda, Igun Wicaksono kepada Kompas.com (jaringan Surya.co.id), Senin (21/10/2019).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD dan Nadiem Makarim tiba di istana negera.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD dan Nadiem Makarim tiba di istana negera. (youtube Kompas TV)

Igun menilai, Nadiem boleh sukses mengembangkan bisnis Gojek.

Namun, pria tersebut dianggap gagal menyejahterakan para mitra pengemudinya.

“Nadiem Makarim boleh besar dengan berderet gelar akademik dan valuasi Gojeknya yang triliunan rupiah, namun dibalik itu, jutaan para mitra ojek onlinenya berdarah-darah di lapangan dan jauh dari sejahtera dari segi pendapatan, intinya ojol mitranya belum happy,” kata Igun.

Sebelumnya, Nadiem datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) siang, dengan mengenakan baju putih lengan panjang.

Kedatangannya ke Istana siang ini, bertepatan dengan rencana Jokowi mengumumkan kabinet, Rabu (23/10/2019).

Halaman
123
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved