Berita Kediri

Ratusan Calon Kades Kabupaten Kediri Apel Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2019, Ini Tujuannya

Ratusan cakades di Kabupaten Kediri menghadiri apel Deklarasi Damai Pilkades Serentak yang berlangsung di Lapangan Kantor Pemkab Kediri

Ratusan Calon Kades Kabupaten Kediri Apel Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2019, Ini Tujuannya
surya/didik mashudi
Ratusan calon kades mengikuti apel Deklarasi Damai Pilkades Serentak di Lapangan Kantor Pemkab Kediri, Senin (21/10/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Ratusan calon kepala desa (cakades) di Kabupaten Kediri menghadiri apel Deklarasi Damai Pilkades Serentak yang berlangsung di Lapangan Kantor Pemkab Kediri, Senin (21/10/2019). Kegiatan deklarasi damai ini berlangsung bersamaan dengan jadwal hari pertama kampanye Pilkades Serentak yang berlangsung hingga 30 Oktober 2019.

Sementara kegiatan apel besar deklarasi damai bertujuan untuk mencegah terjadinya konflik selama berlangsung kegiatan pilkades serentak.  Kegiatan ini dihadiri ratusan calon kepala desa dari 254 desa yang menggelar pilkades.

Hadir dalam kegiatan tersebut panitia pilkades dan jajaran pejabat Muspika. Sementara pejabat Forkompimda Kabupaten Kediri yang hadir Bupati Kediri Hj dr Hariyanti Sutrisno, Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton S.I.K, Dandim 0809 Kediri Letkol Kav Agung Dwi Sutrisno, Kajari Kabupaten Kediri M Rohmadi,SH MH, Ketua PN Kab Kediri Putut Tri Sunarko S.H dan Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto.

Sementara pada kegiatan apel Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal, bertindak sebagai pemimpin upacara.

Dalam apel seluruh calon kepala desa melakukan pembacaan deklarasi damai dan penandatangan.

Roni mengungkapan deklarasi damai diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mencegah terjadinya konflik di masyarakat.

Diimbau kepada para calon kepala desa harus saling menjaga aturan dan tata tertib yang sudah dibuat.

"Kami meminta para Cakades harus siap menang dan siap kalah. Dalam pelaksanaan kampanye harus mematuhi aturan dan hindari konflik antar pendukung. Semua kegiatan harus tertib, damai dan santun hindari kambing hitam, ujaran kebencian yang berujung SARA," ujar Roni.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved