Berita Bojonegoro

Kemarau Panjang, 20 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro Masih Dilanda Kekeringan

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pun mengirim bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak.

Kemarau Panjang, 20 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro Masih Dilanda Kekeringan
surya.co.id/istimewa
Petugas BPBD Kabupaten Bojonegoro melakukan droping air bersih 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Kemarau panjang masih terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Hingga kini, terdapat 71 Desa di 20 Kecamatan yang masih mengalami kekeringan.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pun mengirim bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro, Umar Ghoni mengatakan, petugas telah melakukan droping air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan.

Di antaranya Desa Pejok dan Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru. Desa Ngeper, Kecamatan Padangan. Desa Kedungsari, Bakulan, Pandantoyo, Kedungsumber, Kecamatan Temayang. Desa Bareng, Siwalan, Panunggalan, Jatitengah, Panemon, Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras. Desa Gamongan, Malingmati, Mulyorejo, Kalisumber, Gading, Kecamatan Tambakrejo.

Kemudian Desa Sugihwaras, Luwihaji, Nganti, Kecamatan Ngraho. Desa Sukowati, Sambiroto, Kecamatan Kapas. Desa Pelem, Donan, Tinumpuk dan Ngrejeng, Kecamatan Purwosari. Desa Tlogohaji, Sumberherjo, Kayu Lemah, Teleng, Butoh, Karangdinoyo dan Margoagung, Kecamatan Sumberejo. Desa Kasiman, Sambeng, Ngaglik, Tambakmerak, Besah, Kecamatan Kasiman.

Lalu Desa Sumberjokidul, Sidodadi, Purwoasri, Pacing, Kecamatan Sukosewu. Desa Kolong, Ngasem, Butoh, Bareng, Jampet, Trenggulunan, Ngadiluwih, Tengger, Setren, Bandungrejo, Mediyunan, Kecamatan Ngasem. Desa Ketileng, Kecamatan Malo. Desa Sengon, Bondol, Karangmangu, Kecamatan Ngambon. Desa Ngumpakdalem, Sumodikaran dan Sumbertlaseh, Kecamatan Dander. Desa Sumberbendo dan Ngorogunung Kecamatan Bubulan.

Berikutnya Desa Jamberejo, Desa Ngrandu dan Tumbrasanom, Pejok, Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Desa Beji, Kecamatan Kedewan. Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno. Desa Kanten, Kecamatan Trucuk.

"Ada 71 Desa di 20 Kecamatan yang masih mengalami kekeringan, kita droping air bersih untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Delapan Kecamatan lainnya masih aman," ujar Umar, Senin (21/10/219).

Dia menjelaskan, kiriman bantuan air bersih yang dilakukan mulai 23 Juli hingga Oktober 2019 sudah sebanyak 1010 rit yang dibagikan ke warga terdampak.

Untuk droping air bersih dari APBD Bojonegoro telah berakhir per 13 September 2019 dengan rincian 500 rit.

Sedangkan sisanya 510 rit merupakan bantuan dari Provinsi hingga per 21 Oktober.

Jadi bantuan air bersih hingga kini masih ada campur tangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Droping air bersih dari Pemkab sudah berakhir, sekarang yang bantuan dari Provinsi, kita sebagai operasional lapangan," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved