Berita Surabaya

Istri Pergoki Sang Suami Bareng Selingkuhan di Kamar Kos Surabaya, Berbuntut Hantaman di Wajah

Curiga sang suami selingkuh, istri Budi mencoba mengikutinya ketika keluar rumah.

Istri Pergoki Sang Suami Bareng Selingkuhan di Kamar Kos Surabaya, Berbuntut Hantaman di Wajah
surya.co.id/istimewa
Tersangka yang tega memukul dan menyeret istrinya sendiri saat terpergok bersama selingkuhan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rumah tangga pasangan Sahliyatul Amalia (39) dan Budi Kurniawan (41), warga Jalan Teluk Aru Tengah Surabaya, diguncang keberadaan orang ketiga.

Curiga sang suami selingkuh, Sahliyatul pun mencoba mengikuti Budi Kurniawan ketika keluar rumah.

Dan kecurigaan itu terbukti, saat Sahliyatul memergoki suaminya mampir ke sebuah rumah kos di Jalan Tambak Asri XVI Surabaya, pertengahan Agustus 2019.

Mendapati hal itu, pikiran Sahliyatul semakin kalut.

Ia lantas nekat memghampiri suaminya yang sudah terlanjur masuk ke salah satu kamar kos di rumah tersebut.

Tak pelak, kecurigaan Sahliyatul terjawab, setelah sang suami berada di dalam kamar bersama seorang perempuan.

"Awalnya korban mendapat informasi kalau suaminya selingkuh. Kemudian, oleh korban pelaku atau suaminya itu diikuti sejak keluar rumah. Alhasil didapatilah masuk ke dalam kamar kos bersama pasangan selingkuhnya," beber Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Dimas Ferry Anuraga, Minggu (20/10/2019).

Wanita mana yang dapat menerima kenyataan jika suaminya berada dipelukan wanita lain.

Sahliyatul pun melabrak pasangan selingkuh suaminya itu sampai tetangga kos dan warga keluar.

Melihat situasi tak terkendali, Budi Kurniawan yang malu spontan naik pitam.

Ia kemudian menyeret istrinya sendiri untuk keluar dari dalam rumah kos.

Tak hanya diseret, Sahliyatul yang masih berteriak histeris itu juga dipukul pelaku pada bagian wajah dan kepalanya.

"Setelah itu pelaku yang terlanjur malu melarikan diri. Tak lama setelah kejadian, korban langsung melaporkan suaminya atas tindakan penganiayaan di dalam rumah tangga," tambah Dimas.

Dua bulan berselang, polisi mendapat laporan korban jika suaminya atau pelaku pulang, Sabtu (19/10/2019).

"Dari sana kami tangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Dua bulan itu tersangka kabur berpindah-pindah ke rumah temannya, dalam maupun luar kota. Masih kami dalami," tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved