Berita Kediri

Didik Nini Thowok Hibur Penonton Mejestic Panji Sekartaji di Kediri

Didik Nini Thowok mampu menghibur ratusan penonton yang menyaksikan pagelaran Mejestic Panji Sekartaji yang berlangsung di pelataran Goa Selomangleng.

Didik Nini Thowok Hibur Penonton Mejestic Panji Sekartaji di Kediri
surya.co.id/didik mashudi
Didik Nini Thowok maestro tari sewaktu tampil pada pegelaran Mejestic Panji Sekartaji di Goa Selomangleng, Kota Kediri, Minggu (20/10/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Penampilan maestro tari Didik Nini Thowok mampu menghibur ratusan penonton yang menyaksikan pagelaran Mejestic Panji Sekartaji yang berlangsung di pelataran Goa Selomangleng, Kota Kediri, Minggu (20/10/2019).

Pada pagelaran kali ini Didik Nini Thowok membawakan Tari Topeng. Maestro tari ini menampilkan sejumlah topeng dalam tariannya yang berlangsung sekitar 25 menit.

Suguhan pertama Didik tampil dengan dua muka yang berbeda. Muka depan tampil dengan topeng penari Jaipong dengan lenggak lenggoknya, dan muka belakang tampil dengan topeng penari Tiongkok.

Musik yang mengiringi juga berbeda-beda sesuai dengan tarian. Sesaat Didik menari Tari Jaipong, kemudian beralih dengan tarian dengan irama musik Tiongkok.

Setelah tarian topeng dua muka, Didik dengan cepat berganti kostum menjadi penari Bali. Irama musik yang mengiringi juga gamelan Bali dengan lemah gemulai tangannya menganyun-ayunkan kipas.

Usai menjadi penari Bali, Didik kembali bermetamorfosis menjadi penari Tayub dengan iringan gending Tayub. Malah saat awal tampil memakai kacamata besar dengan selendang merah.

Didik sempat berkomunikasi dengan isyarat mengajak penonton untuk ikut menari. Termasuk tangannya melambaikan salam ratusan penonton yang memadati altar Goa Selomangleng.

Tarian Didik diakhiri dengan tarian Topeng Penthul yang ditampilkan dengan gaya jenaka. Penonton pun tertawa saat Didik bergaya dalam tariannya. Apalagi pengatur musik sering mengubah dari musik dangdut dengan irama gamelan sehingga membuyarkan tariannya.
Akhir dari penampilan Didik Nini Thowok diwarnai aplaus dari ratusan pengunjung.

Seniman lain yang tampil pada Mejestic Panji Sekartaji kolaborasi pemain Barongsai dengan atlet Wushu ada juga Solois Rio Saxophone, Solois piano Bagus Mazasupa, akustik Encik Krisna dan Imortal Rites.

Sedangkan kelompok theater menampilkan drama musikal Theater Keliling Rudolf Puspa, Theater Satu Nono Emje dan pantonim Andi Eswe.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved