Berita Sidoarjo

Watesari, Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Janjikan Penghargaan jenis ini untuk Pemkab Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah meninjau Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.

Watesari, Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Janjikan Penghargaan jenis ini untuk Pemkab Sidoarjo
surya.co.id/m taufik
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah (kiri) meninjau Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo yang ditetapkan menjadi desa sadar BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo berkat tingginya kesadaran warga di sana terhadap BPJS Ketenagakerjaan. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Kesadaran warganya yang tinggi terhadap BPJS Ketenagakerjaan membuat Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo ditetapkan menjadi desa sadar BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo.

Penetapan itu juga karena Desa Watesari dinilai telah berperan aktif dalam menyosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan, serta tingginya keikutsertaan warga.

Atas peran aktif warga Desa Watesari dalam mendukung program BPJS, BPJs akan mengusulkan agar Pemkab Sidoarjo untuk menerima penghargaan  Anugerah Paritrana Award.

Penetapan desa sadar BPJS ini ditandai dengan peresmian papan nama Desa Watesari Sadar Jaminan Sosial yang terpasang di depan Balai desa.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo Muhyidin mengatakan bahwa kehadiran BPJS Ketenagakerjaan hingga ke pedesaan sebagai bukti bahwa negara hadir dalam memberikan fasilitas berupa perlindungan tenaga kerja kepada seluruh masyarakat pekerja, mulai dari badan usaha maupun tenaga kerja mandiri.

"Dengan iuran terjangkau, masyarakat pekerja mendapatkan perlindungan Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan manfaat yang besar," katanya.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Ketenagakerjaan bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan mengoptimalkan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja. Agar mendapat jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

"Partisipasi dan kesadaran warga Sidoarjo sangat tinggi, terbukti dengan meratanya peserta BPJS Ketenagakerjaan di hampir seluruh desa, dan tahun ini Pemkab Sidoarjo kita ajukan untuk mendapatkan penghargaan Anugerah Paritrana Award", ungkapnya

Penghargaan itu merupakan apresiasi yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan untuk pemerintah daerah dan perusahaan di Indonesia yang mendukung penuh implementasi dan tertib administrasi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sementara itu, Kepala Desa Watesari, Sukisno mengapresiasi program Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan yang hadir di desanya.

Dia mengatakan, masyarakat cukup antusias menjadi peserta mandiri setelah mengetahui pentingnya program BPJS Ketenagakerjaan.

Terlebih, pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan santunan kematian dan jaminan hari tua oleh Bupati Sidoarjo kepada ahli waris Istri Sulistyo dengan total santunan Rp 55 juta, ditambah beasiswa manfaat Rp 12 juta dan uang pensiun Rp 341 ribu per bulan.

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengharapkan seluruh aparatur pemerintah di setiap tingkat agar membantu menyosialisasikan pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan agar masyarakat pekerja dapat bekerja dengan tenang dan dapat meningkatkan produktivitasnya.

"Program BPJS Ketenagakerjaan merupakan sebuah kebutuhan masyarakat pekerja, saya harap para pekerja di Desa Watesari seluruhnya mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan agar bisa mendapat jaminan sosial dan jaminan hari tua atau pensiun" tandasnya.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved