Grahadi

Berita Situbondo

Gubernur Jatim Khofifah Minta PKK Jadi Garda Depan Sisir Katarak dan Stunting

Puncak gelaran Bulan Budaya Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI berlangsung meriah dan guyup di Kampung Kerapu, Situbondo, Sabtu (19/10/2019).

Gubernur Jatim Khofifah Minta PKK Jadi Garda Depan Sisir Katarak dan Stunting
SURYA/Fatimatuz Zahro
Gubernur Khofifah hadir dalam puncak gelaran Bulan Budaya Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI dan HKG PKK ke 47 di Kampung Kerapu, Situbondo, Sabtu (19/10/2019). 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Puncak gelaran Bulan Budaya Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI berlangsung meriah dan guyup di Kampung Kerapu, Situbondo, Sabtu (19/10/2019).

Digabung dengan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) ke 47, kegiatan tersebut mendatangkan 1.500 orang dari lintas elemen dan ibu-ibu PKK.

Dalam kegiatan yang digelar satu tahun sekali tersebut, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa gotong royong harus terus dibangun.

"Sebetulnya asas pembangunan negeri ini yaitu gotong royong harus dijunjung tinggi. Dua even ini yaitu BBGRM dan HKG MPKK bertemu dimana ada kegotong-royongan, dimana ada kerelawanan, dimana ada kesetuan seluruh elemen masyarakat itu lah PKK," kata Khofifah.

Ditegaskan gubernur perempuan Jawa Timur perama itu, PKK inilah yang menjadi penggerak dan kepanjangan tangan kebijakan pemerjntah.

"Dari HKG PKK saya minta mereka ikut menyisir katarak. Harapannya angka kebutaan jatim, yang masih lebih tinggi dari angka kebutaan nasional, bisa kita habiskan di tahun 2023 sehingga kita bebas katarak di tahun 2023," kata Khofifah.

Selain itu PKK juga diminta Khofifah untuk menyisir stunting. Sebab saat ini angka stunting Jawa Timur sudah lebih tinggi daei angka stunting nasional.

Ketika angka stunting nasional mencapai 30 persen, di Jawa Timur sudah 33 persen. Maka dari itu Khofifah meminta agar mereka para penggerak PKK untuk menyisir di lingkungan mereka yang masih kekurangan gizi.

"Nanti disinergikan antara Dinas Kesehatan dengan PKK supaya berseiring," tegasnya. (fz/fatimatuz zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved