Detik-detik 'Badai Pasir' Terjang Wilayah Batu, 1 Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi 

Detik-detik badai pasir terjang wilayah Batu, Jawa Timur (Jatim) sebabkan 1 orang tewas tertimpa pohon dan ratusan warga mengungsi. 

Detik-detik 'Badai Pasir' Terjang Wilayah Batu, 1 Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi 
KOMPAS/KOMPAS/DEFRI WERDIONO
Ratusan warga Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (20/10/2019) terpaksa mengungsi akibat angin kencang bercampur pasir di wilayah mereka yang belum mereda. 

“Biasanya angin berembus kencang disertai debu dan pasir namun hanya sesekali, setelah itu berhenti.

Kali ini angin berembusnya lama,” kata Ngatimun.

Ada empat lokasi yang digunakan menampung pengungsi, yakni di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu di Desa Punten; Rumah Dinas Wali Kota Batu, Balai Desa Punten; dan Kantor Kecamatan Bumiaji. Lokasi pengungsian berjarak 10-15 kilometer dari Sumber Brantas.

Kasiari Petugas Taruna Siaga Bencana mengatakan jumlah pengungsi yang berada di Posko BPBD mencapai 450 orang namun 50 orang lainnya sudah diajak kerabatnya pulang ke rumah kerabat.

“Pengungsi banyak datang mulai pukul 16.00 tadi. Kami juga melakukan evakuasi,” katanya.

Selama di pengungsian warga mendapatkan suplai makanan dari dapur umum dan pemeriksaan kesehatan.

Dari pantauan hingga pukul 20.45 pengungsi masih berdatangan, terutama ibu dan anak mereka.

KOMPAS/KOMPAS/DEFRI WERDIONORatusan warga Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (20/10/2019) terpaksa mengungsi akibat angin kencang di wilayah mereka yang belum mereda
BPBD Batu hingga Minggu malam belum bisa memastikan berapa banyak rumah terdampak bencana karena hingga malam ini mereka masih memprioritaskan evakuasi warga.

“Yang dievakuasi khususnya warga yang kondisi rumahnya rentan, yang atapnya rusak. Karena tidak semua warga mau dievakuasi, terutama mereka yang rumahnya bagus dan kuat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Batu Sasmito di lokasi pengungsian.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Batu Achmad C Rochim mengatakan evakuasi malam ini dilakukan dengan pertimbangan agar warga terdampak bisa segera mendapatkan pelayanan kesehatan. “Saat ini tim masih melakukan penyisiran di Desa Sumberbrantas,” ucapnya.

Menurut Rochim jumlah 500 orang ini merupakan data sementara. Jumlahnya masih bisa bertambah mengingat informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika potensi angin masih akan berlangsung tiga hari ke depan.

Artikel ini sebelumnya tayang di Kompas.id berjudul: Satu Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi Akibat Angin Kencang di Batu

Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved