Berita Surabaya

BERITA SURABAYA POPULER Hari Ini, Update Kasus Pembunuhan Sales & Kondisi Istri Dibakar Hidup-hidup

Berikut Beberapa Berita Populer Surabaya Hari ini, Update Kasus Pembunuhan Sales UMC Suzuki & Kondisi Terkini Istri Dibakar Hidup-hidup

BERITA SURABAYA POPULER Hari Ini, Update Kasus Pembunuhan Sales & Kondisi Istri Dibakar Hidup-hidup
Kolase SURYA.co.id/AHMAD ZAIMUL HAQ dan tribun jatim/luhur pambudi
BERITA SURABAYA POPULER Hari Ini, Update Kasus Pembunuhan Sales & Kondisi Istri Dibakar Hidup-hidup 

"Pelaku langsung tancap gas ke Jalan Senopati dan menabrak pengendara motor lainnya.

Massa makin geram dan bahkan ada yang membawa bangku panjang untuk menghalangi motor pelaku," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Akhirnya pelaku dapat ditangkap massa dan sempat dipukuli di area Pasar Betro.

"Setelah itu pelaku langsung diserahkan ke Polsek Sedati.

Motor Vario 150 cc milik pelaku juga sempat dirusak massa," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Sedati, AKP Inggal Widya Perdana membenarkan peristiwa tersebut.

"Ya memang benar ada kejadian tersebut. Pelaku hanya satu orang saja dan berinisial D.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Sedati," terangnya.

Dan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan kepada pelaku.

"Masih dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut," tandasnya.

3. Kondisi Istri yang Dibakar Hidup-hidup

Kronologi Penangkapan Pelaku Bakar Istri Hidup-hidup , Sempat Tinggalkan Pesan via Whatsapp
Kronologi Penangkapan Pelaku Bakar Istri Hidup-hidup , Sempat Tinggalkan Pesan via Whatsapp (Kolase Kompas.com dan tribun jatim/luhur pambudi)

Tiga hari pasca dirawat di RSUD Dr Soetomo, kondisi korban Putri Nalurita (19), istri yang dibakar suaminya hidup-hidup mulai membaik.

Alat bantu pernafasan atau respirator mulai dilepas.

Selain itu, pasien sudah dapat berkomunikasi atau merespon team dokter yang merawatnya.

"Kondisinya mulai membaik, alat bantu pernafasan kami lepas karena pasien sudah bisa berkomunikasi meskipun suaranya belum jelas.

Itu pengaruh dari luka bakarnya," kata Humas RSUD Dr Soetomo dr Pesta Parulian, Jumat (18/10/2019).

Pesta mengatakan, meski sudah membaik, pasien masih menjalani perawatan di ruang observasi intensif dan dalam pemantauan tim dokter.

Selama 2x24 jam pihaknya sempat mengkhawatirkan ada udara panas yang terhirup pasien saat terbakar melukai bagian dalam pernafasan.

Namun, hal tersebut tidak terjadi sehingga alat bantu pernafasan tersebut dapat dilepaskan.

"Artinya terhirupnya udara panas tersebut dapat diduga sementara tidak menciderai paru-paru hanya mungkin tenggorokan bengkak," kata Pesta.

Tim dokter akan terus mengevaluasi terhadap luka bakar dan akan melakukan pembersihan lanjutan untuk melihat kembali luas luka tersebut.

"Pencucian ulang, nanti kita hitung lagi luas lukanya yang terkena infeksi maupun tidak infeksi," kata Pesta.

Sementara itu, Polrestabes Surabaya masih menunggu untuk meminta keterangan korban Putri Nalurita (19), dari peristiwa suami bakar istri di rumah kos Ketintang Baru II Surabaya.

Pasalnya, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo akibat luka bakar yang dialaminya.

"Kita belum bisa melakukan pemeriksaan korban. Sudah koordinasi dengan dokter.

Dokter menyarankan 3-4 hari," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Jumat (18/10/2019).

Pihaknya harus menunggu 3-4 hari mendatang lantaran kondisi pasien belum memungkinkan untuk diminta keterangan kepolisian.

"Kesehatannya membaik tapi diperiksa saat ini belum memungkinkan," kata dia.

"Nanti diketahui permasalahan istri minta cerai dan yang menyebabkan suami tega pada istrinya ini apa," tambah Sudamiran.

Saat ini, suami korban atau tersangka pembakaran istri tengah mendekam di tahanan dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Pasal sudah disampaikan UU nomer 23 tahun 2004 penghapusan KDRT pasal 44 ayat 2 kemudian pasal pembakaran 187 KUHP dengan sengaja yang menimbulkan kebakaran yang dapat membahayakan.

Ancaman 10 tahun KDRT dan pembakaran 15 tahun," tutup Sudamiran. (Firman Rachmanudin/Nur Ika Anisa)

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved