Surabaya Fashion Week 2019

Surabaya Fashion Week 2019 Hari Keempat, Rancangan Sepuluh Desainer Warnai Gelaran

Memasuki hari keempat, gelaran Surabaya Fashion Week semakin semarak dengan kehadiran sepuluh desainer yang turut memamerkan karya terbaik mereka.

Surabaya Fashion Week 2019 Hari Keempat, Rancangan Sepuluh Desainer Warnai Gelaran
SURYA.co.id/Sugiharto
Beberapa koleksi yang dipamerkan dalam gelaran hari keempat Surabaya Fashion Week 2019, Sabtu (19/10/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Memasuki hari keempat, gelaran Surabaya Fashion Week semakin semarak dengan kehadiran sepuluh desainer yang turut memamerkan karya terbaik mereka.

Berlangsung di Atrium Grand City Mall Surabaya, Sabtu (19/10), kegiatan yang diselenggarakan atas kerja sama Grand City Mall Surabaya dan New Next Management ini menghadirkan sepuluh desainer.

Mereka yaitu Alben Ayub Andal, Imam Mustafa, Jacques Voravaj, Tekno Wiroyudo, Jennifer, Awang Kagunan, Herlina by Happy Gallery, Tyas Santi, Felicia, Amritha by Arithea, Lalake by Mucha x Jesica Suprin.

Beragam koleksi busana mewarnai panggung cat walk. Mulai dari dress elegan dan feminim berwarna pastel, busana strapless berwarna putih tulang, hingga baju casual hitam dengan detail tenun khas Indonesia Timur.

Ada juga busana glamour dengan sentuhan batik Sleman dengan padupadan embriodery tulle dan raw silk.

Tak ketinggalan, juga koleksi busana dengan motif bunga-bunga yang identik dengan tema gelaran, Tropical Hype.

"Saya puas dengan keseluruhan busana yang dihadirkan pada Surabaya Fashion Week 2019. Saya berterima kasih kepada para desainer karena ikut mendukung dengan busana-busana mereka yang wow," ungkap Bungsu Arif Santoso, selaku pihak New Next Management.

Fashion designer asal Semarang, Jennier Ariani Santoso dengan brand-nya Jennifer sana. Kali ini, Jennifer mengusung judul koleksi Garden of Desmon.

Bertemakan bunga mawar dengan detail mozaik, Jeniffer menciptakan kesan feminim dan elegan dalam busana berbahan satin dan chiffon itu. Warna ungu dan mawar mendominasi rancangan busananya.

"Saya terinspirasi kisah cinta Diamond yang jatuh cinta, namun ditinggalkan kekasihnya. Ia akhirnya membuat padang bunga mawar untuk kekasihnya itu," ungkap Jeniffer.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved