Berita Malang

Motif Agus Piranhamas Motivator yang Tampar Siswa SMK di Malang, Akui Khilaf Sambil Minta Maaf

Agus Setiawan alias Agus Piranhamas, motovator yang tempeleng siswa SMK 2 Muhammadiyah Malang, mengaku khilaf.

Motif Agus Piranhamas Motivator yang Tampar Siswa SMK di Malang, Akui Khilaf Sambil Minta Maaf
SURYA.co.id/Aminatus Sofya
Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander saat merilis kasus motivator yang memukul siswa SMK. 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Agus Setiawan alias Agus Piranhamas, mengaku khilaf saat memukul siswa SMK 2 Muhammadiyah Malang. Aksi pemukulan oleh Agus dilakukan saat ia menjadi motivator kewirausahaan pada Kamis (17/10/2019).

“Saya khilaf. Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak,” tutur Agus saat ditemui di Mapolres Malang Kota, Sabtu (19/10/2019).

Menurut Agus, kejadian pemukulan berawal saat seorang operator salah dalam menuliskan kata ‘Goblok’ menjadi ‘Goblog’. Kesalahan itu menjadi bahan guyonan dan ditertawai beberapa peserta motivasi.

Merasa tidak suka, Agus menyuruh murid yang tertawa untuk berdiri ke depan kelas. Ketika itulah ia menempeleng siswa dengan keras seperti terekam dalam video.

Motivator yang Tempeleng Pelajar SMK di Malang Resmi Ditetapkan Tersangka

“Saya sudah bilang kalau ada yang berbuat salah jangan ditertawai. Sebelumnya sudah saya bilangi juga bahwa saya akan memukul mulut mereka yang tertawa,” katanya.

Setelah menampar, Agus sebetulnya merasa menyesal. Ia juga langsung meminta maaf dan memberikan kaos.

“Setelah minta maaf dan acara selesai, saya juga kembali ke aula itu dan minta maaf lagi. Saya menyesal,” ucap dia.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander berjanji bakal memproses kasus penganiayaan kepada anak di bawah umur itu. Tindakan Agus kata dia, menyebabkan seorang anak mengalami luka bibir, mimisan dan trauma.

“Oleh karena itu kami akan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku,” ucap Dony.

Agus dijerat dengan pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman bagi dia adalah pidana selama 5 tahun penjara.

“Ancamannya lima tahun penjara,” pungkas dia.

Video pemukulan Agus kepada pelajar SMK 2 Muhammadiyah viral di media sosial. Dalam video, Agus yang tengah memberikan motivasi wirausaha menempeleng remaja dengan keras.

Setelah menempeleng, dia bahkan mengatai pelajar itu dengan sebutan ‘Goblok’ sambil menyuruh mereka duduk.

Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved