Kronologi Kematian Gadis Pemetik Bunga Melati, 5 Kali Disetubuhi, Dibunuh Gara-gara Ganti Oli

Dia menghabisi teman kencannya, Kumalasari (29) yang sebelumnya bersedia diajak berhubungan badan

Kronologi Kematian Gadis Pemetik Bunga Melati, 5 Kali Disetubuhi, Dibunuh Gara-gara Ganti Oli
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kronologi Kematian Gadis Pemetik Bunga Melati, 5 Kali Disetubuhi, Dibunuh Gara-gara Ganti Oli 

Setelah kami berhubungan layaknya suami istri, saya memintanya untuk menjual perhiasannya,” imbuhnya.

Namun Kumalasari menolak.

Jumari mengaku menghabisi Kumalasari (29) warga Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, karena tak ada biaya untuk mengganti oli mesin kendaraannya.

“Karena sudah tidak ada biaya untuk mengganti oli kendaraan, jadi saya meminta Kumalasari untuk menjual perhiasannya,” jelasnya saat dimintai keterangan petugas di Mapolres Pekalongan, Kamis (17/10/2019) malam.

Nahas, nasib gadis pemetik bunga melati itu berakhir secara tragis.

Jumari menghabisinya kurang dari satu jam usai berhubungan badan.

3. Kumalasari Pasrah saat Diikat

Karena korban tak mau memberikan perhiasannya, Jumari memaksa dengan cara mengikat korbannya.

“Setelah mengikatnya saya ambil perhiasannya, korban pasrah saat saya ikat.

Karena takut ia melapor ke orang tua, ia saya cekik menggunakan kain yang saya ambil dari dapur,” ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved