Berita Surabaya

Dua Hari Lagi, Pemutakhiran Data MBR Kota Surabaya Rampung

Data MBR Kota Surabaya yang bermasalah akan rampung dua hari lagi, Senin (21/10/2019) setelah ditandatangi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Dua Hari Lagi, Pemutakhiran Data MBR Kota Surabaya Rampung
surya/delya octovie
Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Kota Surabaya bermasalah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyebut, data tersebut terus meningkat meski pemkot sudah melakukan berbagai cara untuk menyentuh MBR, termasuk memberi pekerjaan.

Ketidakvalidan data ini turut memengaruhi daftar warga penerima Jaminan Kesehatan Nasional, Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) pusat.

Misalnya, banyak warga yang ternyata tidak tergolong MBR, justru mendapat PBI.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya saat ini sedang melakukan pemutakhiran data MBR supaya penerima PBI benar-benar tepat sasaran.

"Dari APBN ini juga sedang melakukan verifikasi, dia juga mengurangi jumlahnya. Tapi saya selalu sampaikan kalau orang itu terdaftar warga Surabaya dan ber-KTP Surabaya, nanti akan dicover menggunakan APBD pemkot," kata Eri, Sabtu (19/10/2019).

Pemutakhiran data MBR pun rencana dirampungkan pada Senin, (21/10/2019), setelah ditandatangani Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Eri meyakinkan, data tidak akan seruwet biasanya.

Data-data yang tadinya terpisah, baik dari dinas-dinas pemkot maupun layanan kesehatan, akan dijadikan satu.

"Nanti bisa dilihat (data MBR) terdiri dari berapa KK, dari KK itu juga dilihat berapa umur produktif, yang bekerja berapa," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved