Berita Madiun

Usai Uji Kelayakan dan Uji Beban, PT KAI Fungsikan Penuh Rel Ganda yang Melintas di Nganjuk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun akhirnya memfungsikan penuh rel ganda melintas di Nganju

Usai Uji Kelayakan dan Uji Beban, PT KAI Fungsikan Penuh Rel Ganda yang Melintas di Nganjuk
Istimewa PT KAI Daops 7 Madiun
PT KAI telah memfungsikan secara penuh rel ganda yang melintas di wilayah Kabupaten Nganjuk sejak dua hari terakhir. 

SURYA.co.id | NGANJUK - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun akhirnya memfungsikan penuh rel ganda melintas di Nganjuk sejak dua hari terakhir.

Hal itu setelah selesainya uji kelayakan dan uji beban sepanjang jalur rel ganda dari stasiun Kertosono Nganjuk hingga Madiun.

Vice President Daop 7 Madiun PT KAI, Wisnu Pramudyo menjelaskan, sebelumnya bersama tim Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Dithenka) melalui satuan kerja Jawa Timur paket JGMK, telah melakukan uji beban kedua, Senin (14/10/2019).

"Hasilnya dinyatakan rel ganda kondisi aman dengan minor temuan," kata Wisnu Pramudyo, Jumat (18/10/2019).

Ditambahkan Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, proses pengalihan jalur KA lama ke jalur baru tersebut membutuhkan kehati-hatian dan persiapan yang cukup detil mulai satu hari sebelumnya.

Tim Daop 7 Madiun dan Satker melakukan check list pra pelaksanaan pengalihan seperti standar operasional prosedur (SOP) dalam kondisi normal maupun darurat, material batu kerikil, bantalan beton/kayu, perlengkapan alat kerja, jumlah pekerja, penentuan waktu kerja, dan penanggung jawab di masing-masing bagian.

"Dan proses pengalihan Kereta Api itu tidak bisa langsung, tetapi secara bertahap," kata Ixfan.

Dan akibat dari pekerjaan pengalihan tersebut, menurut Ixfan, terjadi kelambatan KA 84/sancaka sekitar 13 menit saat lewat stasiun barat Madiun.

"Ini karena KA harus berjalan dengan pembatas kecepatan (Taspat) dari biasanya 100-120 Km/jam," ujar Ixfan.

PT KAI Daop 7 Madiun, ungkap Ixdan, dengan dioperasionalkannya secara penuh jalur ganda berharap masyarakat pengguna jalan saat melewati perlintasan agar lebih berhati-hati.

"Khususnya di perlintasan rel ganda yang tidak terjaga, dahulukan perjalanan KA dan jangan menyerobot palang pintu," tutur Ixfan dalam keterangan persnya.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved