Advertorial

'Ramuan' Penguatan Ekonomi oleh Bank Indonesia di Tengah Krisis Global

Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi 2020 berjalan positif dengan stabilnya kondisi di Indonesia.

'Ramuan' Penguatan Ekonomi oleh Bank Indonesia di Tengah Krisis Global
surya/bobby constantine koloway
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, saat meresmikan pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur periode 2019-2022, Jumat (18/10/2019) 

Menghadapi hal ini, perbankan diharapkan tak boleh gagap. Kedepan, perbankan juga harus menyiapkan inovasi berbasis ekonomi dan keuangan digital.

"Hal ini memang menjadi tantangan bersama untuk memberikan pelayanan prima kepada konsumen di tengah tuntutan perkembangan zaman," jelasnya.

Di sisi lain, Gubernur Khofifah Indar Parawansa cukup optimistis Jatim dapat membantu pertumbuhan ekonomi nasional.

Apalagi, selama ini rataan pertumbuhan ekonomi Jatim berada di atas rata-rata nasional.

Positifnya laju pertumbuhan ekonomi regional di Jatim pun menjadi modal positif mengembangkan iklim investasi di Jatim, sehingga sinergi lintas sektoral diharapkan semakin mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi Jatim.

"Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada triwulan I 2019 mencapai 5,5 persen lebih tinggi dibandingkan rataan nasional. Tentu, potensi yang besar ini bisa semakin dioptimalkan melalui sinergi bersama," katanya.

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur periode 2019-2022 resmi dilantik, Jumat (18/10/2019) oleh Ketua Umum Pengurus Pusat ISEI yang juga Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, acara ini dihadiri juga oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Kepala Bank Indonesia Kantor Wilayah Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah, dan beberapa Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jatim.
Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur periode 2019-2022 resmi dilantik, Jumat (18/10/2019) oleh Ketua Umum Pengurus Pusat ISEI yang juga Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, acara ini dihadiri juga oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Kepala Bank Indonesia Kantor Wilayah Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah, dan beberapa Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jatim. (surya/bobby constantine koloway)

Siap Berkontribusi

Sementara, Ketua ISEI Cabang Surabaya, Eko Purwanto menjelaskan bahwa ISEI Surabaya siap untuk berkontribusi dalam mengembangkan ekonomi di Surabaya dan Jawa Timur.

"Pergantian kepengurusan adalah agenda rutin dan harus dilakukan. Hal ini menjadi regenerasi penyegaran organisasi yang diharapkan berdampak pada peran ISEI pengembangan ekonomi Jawa Timur," ujar Eko pada sambutannya usia pelantikan, Jumat (18/10/2019).

Menurutnya, keberhasilan membangun ekonomi tak bisa dilakukan tanpa adanya kerjasama lintas sektoral.

"Untuk mewujudkan target ISEI tersebut, dibutuhkan sinergi di luar organisasi. Baik dengan akademisi, pebisnis, dan government (pemerintah), jelas Eko.

Isu pokok yang menjadi fokus perhatiannya adalah pertumbuhan ekonomi digital yang terus meningkat, misalnya pengguna internet hingga 2017 saja sudah mencapai 150 juta atau meningkat 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan potensi ini, Presiden Joko Widodo pun menargetkan Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi terbesar di Asean.

Kekuatan ekonomi digital akan semakin optimal dengan adanya infrastruktur yang memadai dan telah disiapkan oleh pemerintah, di antaranya di Jawa Timur. 

"Ekonomi digital menjadi tanda perkembangan teknologi di masa depan. Pesatnya ekonomi digital akan membesar peluang ekonomi wisata. Digitalisasi ekonomi dapat meningkatkan pariwisata apabila dikaitkan dengan konektifitas antar daerah mulai dari darat, laut, hingga udara," imbuhnya.

ISEI Surabaya juga sangat mengapresiasi dan mendukung One Pesantren dan One Product (OPOP) yang juga dikembangkan di Jawa Timur.

Program ini akan membuat akses dalam hal pengembangan ekonomi melalui program pemberdayaan terpadu.

Apalagi, Jawa Timur banyak memiliki pesantren.

"Mulai dari penyediaan modal hingga pendampingan wirausaha dalam hal pengembangan ekonomi disiapkan sehingga menjadi salah satu media pengembangan pesantren yang mandiri," jelasnya.

Ke depan, ISEI Surabaya dengan dukungan berbagai pihak terkait  di Jatim akan melanjutkan berbagai program sosial secara rutin.

"Pencapaian positif yang sebelumnya telah dilakukan oleh kepengurusan sebelumnya akan kami lanjutkan dan kembangkan untuk membantu ekonomi daerah," tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Pusat ISEI yang juga Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo pun memberikan dukungannya.

"Bersama-sama dan sinergitas akan menjadi kunci. Apalagi, baik dari ISEI, Bank Indonesia, OJK, Pemerintah pusat, maupun daerah sudah memiliki banyak program, sehingga, hal ini tinggal untuk menyinergikan program," kata Perry pada sambutannya di acara yang sama.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved