Berita Jombang

Kapolres Jombang Sebut 5 Desa ini Rawan Konflik Sosia dalam Pilkades Serentak 4 November 2019

Pilkades serentak di Kabupaten Jombang dijadwalkan digelar 4 November 2019. Berbagai persiapan dimatangkan, termasuk persiapan pengamanan.

Kapolres Jombang Sebut 5 Desa ini Rawan Konflik Sosia dalam Pilkades Serentak 4 November 2019
surya.co.id/sutono
Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa'ludin Tambunan menyebut, dari 287 desa yang menggelar pilkades ini, lima desa masuk kategori sangat rawan terjadi konflik sosial. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Pilkades serentak di Kabupaten Jombang dijadwalkan digelar 4 November 2019. Berbagai persiapan dimatangkan, termasuk persiapan pengamanan.

Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa'ludin Tambunan menyebut, dari 287 desa yang menggelar pilkades ini, lima desa masuk kategori sangat rawan terjadi konflik sosial.

Sehingga desa-desa ini akan mendapatkan pola pengamanan khusus.

Selain desa sangat rawan, sambung Boby, juga terdapat 67 desa lainnya, dikategorikan sebagai desa berstatus rawan.

Kecuali rawan konflik, pemetaan ini juga didasarkan indikasi maraknya kegiatan perjudian maupun politik uang (money politics) dari salah satu calon maupun pendukungnya.

"Yang lain kami kategorikan aman. Jadi kami petakan tiga kategori. Desa aman, desa rawan dan desa sangat rawan. Pola pengamanan dan cara bertindak kami tentunya akan berbeda, diantaranya terkait jumlah personel yang kami terjunkan," ujar Boby kepada Surya.co.id, Jumat (18/10/2019).

Namun kapolres enggan merinci desa mana saja yang masuk kategori sangat rawan dan rawan ini. Dia hanya memastikan pola pengamaman akan dilakukan berdasarkan pemetaan tersebut.

"Saya tidak bisa menyebut desa mana saja karena nanti malah menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat. Yang jelas pemetaan ini untuk menentukan jumlah personel di desa ini berapa serta pola pendekatan maupun pola keamanannya," tandasnya.

Bobby juga menjelaskan, sistem pengamanan pilkades serentak di Jombang ini tidak hanya dari unsur polri saja, namun juga melibatkan TNI dan anggota Linmas.

"Nanti kan pelaksanaan satu Desa satu TPS (tempat pemungutan suara), kami ada di ring 2 (dua) dan ring 3 (tiga), sedangkan di ring 1 (satu) tetap dari panitia," bebernya.

Penulis: Sutono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved