Advertorial

Dinkominfo Mengedukasi Warga Melalui Kelompok Informasi Masyarakat

Keberadaan KIM, tersebar di seluruh Indonesia. Tugasnya melakukan diseminasi informasi sekaligus mengedukasi masyarakat

Dinkominfo Mengedukasi Warga Melalui Kelompok Informasi Masyarakat
Pemkot Surabaya
Anggota KIM Mesem sedang menyampaikan informasi kepada masyarakat 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) merupakan lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat.

Dalam menjalankan kegiatannya, lembaga ini berorientasi kepada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat.

Di Surabaya, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) berada di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo).

Keberadaan KIM, tersebar di seluruh Indonesia. Tugasnya melakukan diseminasi informasi sekaligus mengedukasi masyarakat.

Kepala Dinkominfo Surabaya, Muhammad Fikser menyampaikan bahwa di wilayahnya terdapat 154 KIM yang tersebar di seluruh kelurahan. Masing-masing KIM memiliki 10 sampai 20 anggota.

Mengingat perannya yang begitu besar, maka pihaknya berupaya membina hubungan, dan memfasilitasi pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia) KIM.

“Misalnya, kalau mau belajar vlog, fotografi atau bahkan jurnalistik kita datangkan narasumber yang kompeten untuk melatih mereka,” terangnya.

Kepengurusan KIM di tingkat kelurahan berlangsung hingga 3-4 tahun. Apabila masa bhaktinya berakhir, Ketua KIM bisa melakukan pemilihan kembali.

Sementara, untuk keanggotaannya, siapapun bisa bergabung. Hanya saja, proses seleksinya bergantung kepada ketua KIM masing-masing. Kualifikasi utamanya, para anggota harus aktif.

Menurut Fikser, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan peningkatan kualitas SDM KIM agar para anggotanya bisa mengangkat potensi dan kearifan lokal. Caranya, potensi lokal disebarluaskan melalui blog, vlog atau media sosial lainnya.

Halaman
123
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved