Bank Jatim

Bank Jatim Lewati Kinerja Triwulan III dengan Pertumbuhan Kredit 14,07 Persen

"Kemudian laba bersih bankjatim tercatat Rp. 1,14 triliun atau tumbuh 7,61 persen (YoY)," jelas Ferdian Timur Setyagraha, Pgs Dirut bankjatim.

Bank Jatim Lewati Kinerja Triwulan III dengan Pertumbuhan Kredit 14,07 Persen
Foto: bank jatim
Pgs Dirut bankjatim Ferdian Timur Setyagraha (kanan). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dalam rangka memberikan keterbukaan informasi, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau bankjatim melaksanakan analyst meeting dan press conference guna memaparkan kinerja keuangan triwulan III 2019.

Kinerja keuangan bankjatim triwulan III 2019 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year / yoy).

Dalam rilis yang diterima Kamis (17/10/2019), menyebutkan berdasarkan kinerja triwulan III, aset bankjatim tercatat Rp 72,13 triliun atau tumbuh 13,72 persen.

"Kemudian laba bersih bankjatim tercatat Rp. 1,14 triliun atau tumbuh 7,61 persen (YoY)," jelas Ferdian Timur Setyagraha, Pgs Dirut bankjatim.

Selama triwulan III Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatim mencatatkan pertumbuhan 15,84 persen (YoY) yaitu sebesar Rp 61,21 triliun.

Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada bankjatim meningkat.

Pertumbuhan DPK tersebut didominasi oleh pertumbuhan giro 22,81 persen atau tercatat Rp 23,56 triliun, diikuti oleh pertumbuhan tabungan sebesar 12,38 persen atau tercatat Rp 18,29 triliun dan pertumbuhan deposito sebesar 11,35 persen atau tercatat Rp 19,35 triliun.

"Dari komposisi tersebut, terlihat kemampuan bankjatim dalam menghimpun dana murah cukup baik. Selain itu pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan CASA rasio bankjatim sebesar 68,38 persen (selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio bankjatim berada diatas 65 persen)," jelas Ferdian.

Dari sisi pembiayaan, bankjatim mampu mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 37,73 triliun atau tumbuh 14,07 persen (YoY).

Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp. 22,86 triliun atau tumbuh 8,71 persen (YoY). Sedangkan pertumbuhan paling tinggi didapat dari sektor komersial sebesar 28,70 persen atau tercatat Rp 9,11 triliun.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved