UPDATE Kasus Anggota TNI Disanksi karena Nyinyir Wiranto, KSAD Sebut Ada 7 Prajurit, ini Rinciannya

Update kasus anggota TNI kena sanksi karena memberi komentar negatif di media sosial terkait penusukan Wiranto, pelakunya semakin bertambah

UPDATE Kasus Anggota TNI Disanksi karena Nyinyir Wiranto, KSAD Sebut Ada 7 Prajurit, ini Rinciannya
Youtube Tribunnews
Update Kasus Anggota TNI Disanksi karena Nyinyir Wiranto, KSAD Sebut Ada 7 Prajurit 

SURYA.co.id - Update kasus anggota TNI kena sanksi karena memberi komentar negatif di media sosial terkait penusukan Wiranto, pelakunya semakin bertambah

Kalau sebelumnya sempat heboh pemberitaan 3 anggota TNI dicopot karena komentar negatif istri mereka, kini jumlah anggota TNI yang disanksi menjadi tujuh orang

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'KSAD: 7 Anggota TNI Disanksi Terkait Unggahan Penusukan Wiranto',hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa

"Sampai dengan hari ini, TNI Angkatan Darat sudah memberikan sanksi kepada tujuh orang prajurit."

"Dua anggota, rekan-rekan media sudah mendengar semua pada hari Jumat (11/10/2019) kemarin."

"Kemudian tambahan lima sudah kita putuskan dan sedang kita proses," kata Andika di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019)

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Beri Kode Keras ke Purnawirawan yang Demo Jelang Pelantikan Presiden Jokowi.
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Beri Kode Keras ke Purnawirawan yang Demo Jelang Pelantikan Presiden Jokowi. (KOMPAS.COM)

Andika menyampaikan, dari tujuh anggota TNI tersebut, enam di antaranya mendapat sanksi terkait unggahan anggota keluarganya.

Sementara itu, satu anggota TNI mendapat sanksi karena menyalahgunakan media sosial.

Dari empat anggota TNI terakhir yang dikenai saksi, salah satunya adalah anggota Korem Padang dengan jabatan prajurit kepala. 

Pantauan Tribunnews.com, postingan istri anggota Korem Padang itu kini sudah tak ditemukan lagi di media sosial.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved