Berita Tulungagung

Sumur Warga Diduga Tercemar Limbah Pasar Ikan Bandung Tulungagung, Airnya Bau Busuk

Limbah Pasar Ikan Bandung Tulungagung masih mencemari permukiman warga. Sumur warga terkontaminasi limbah dari pasar ini

Sumur Warga Diduga Tercemar Limbah Pasar Ikan Bandung Tulungagung, Airnya Bau Busuk
surya/david yohanes
Aktivitas perdagangan di Pasar Ikan Bandung Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Limbah Pasar Ikan Bandung Tulungagung masih mencemari permukiman warga. Bahkan, akibat limbah bau busuk ini, sumur warga terkontaminasi dan airnya tidak bisa dikonsumsi.

Pasar Ikan Bandung layaknya pasar grosir komiditi ikan. Para pedagang dari berbagai daerah bertemu di sini untuk melakukan transaksi.

Namun, pasar ini tidak dilengkapi sarana sanitasi yang memadai. Air bekas cucian atau rendaman ikan tergenang di lantai pasar dan menimbulkan bau sangat menyengat.

Air limbah ini sebenarnya disedot dan dimasukkan ke dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Namun, masih ada air limbah yang terbuang ke sungai.

Warga kerap mengetahui perilaku nakal pedagang ikan yang membuang air bekas ikan langsung ke sungai.

Menurut Kepala Desa Bandung, Kecamatan Bandung, Wiji Astuti, warga sudah lama mengeluhkan kondisi pasar ikan, terutama air limbah ikan yang dibuang ke sungai.

“Kalau warga tuntutannya pasar ikan ini lekas dipindah,” ungkap Wiji.

Masih menurut Wiji, total ada sekitar 100 kepala keluarga (KK) yang terdampak limbah pasar ikan.

Sumur sumber air yang mereka konsumsi selama ini tercemar limbah, sehingga berbau busuk dan tidak bisa dikonsumsi lagi.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved