Berita Tuban

Rumah Warga Tuban Retak Diduga dari Aktivitas Pemetaan Minyak Bumi Pertamina, Getarannya Mirip Gempa

Sejumlah rumah di Tuban mengalami keretakan akibat aktivitas seismik berupa pemetaan minyak bumi yang dilakukan oleh PT Pertamina

Rumah Warga Tuban Retak Diduga dari Aktivitas Pemetaan Minyak Bumi Pertamina, Getarannya Mirip Gempa
surya/m sudarsono
Wari, warga Dusun Tileng, Desa Talun, Tuban, menunjukkan dinding rumahnya yang retak diduga akibat aktivitas seismik berupa pemetaan minyak bumi yang dilakukan PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE-TEJ), Kamis (17/10/2019). 

SURYA.co.id | TUBAN - Sejumlah rumah di Desa Talun dan Desa Pakel, Kecamatan Montong, Tuban, mengalami keretakan pada bagian dinding. Keretakan ini diduga akibat aktivitas seismik berupa pemetaan minyak bumi yang dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE-TEJ).

Alat berupa Mobil Vibra ditengarai sebagai penyebab rumah retak warga tersebut. Alat ini berfungsi mengirim getaran ke dalam tanah untuk mendeteksi keberadaan minyak bumi.

Warga Dusun Tileng, Desa Talun, Wari, mengatakan keretakan ini terjadi beberapa hari lalu saat ada aktivitas lapangan dari pertamina. Saat kejadian berlangsung, terjadi seperti gempa beberapa detik.

Alat berupa Mobil Vibra milik PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE-TEJ) untuk melakukan pemetaan minyak bumi. Warga Desa Talun dan Desa Pakel, Kecamatan Montong, Tuban, menuding pengoperasian alat ini membuat rumah mengalami keretakan. Bahkan, warga mengklaim sempat merasakan getaran mirip gempa bumi
Alat berupa Mobil Vibra milik PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE-TEJ) untuk melakukan pemetaan minyak bumi. Warga Desa Talun dan Desa Pakel, Kecamatan Montong, Tuban, menuding pengoperasian alat ini membuat rumah mengalami keretakan. Bahkan, warga mengklaim sempat merasakan getaran mirip gempa bumi (surya/m sudarsono)

"Seingat saya kejadiannya Sabtu kemarin. Saya kaget saat itu, langsung keluar rumah pas kejadian sebab rasanya seperti getaran gempa bumi," ungkap Wari ditemui di rumahnya, Kamis (17/10/2019).

Akibatnya, dinding rumahnya mengalami keretakan.

Bahkan, sebagian lantai keramik juga retak hingga harus dibongkar.

Perempuan lansia itu juga menambahkan jika kejadian dinding retak ini tidak hanya dialaminya saja, melainkan beberapa tetangganya juga mengalami hal sama.

Nurhadi warga Tileng juga menyatakan hal sama.

Rumahanya retak saat ada aktivitas seismik dari Pertamina.

"Ini retak seperti yang terlihat, ada aktivitas dari pertamina," imbuh Nurhadi.

Camat Montong, Suwito, saat dikonfirmasi terkait sejumlah rumah yang retak membenarkan.

Dari data yang dimiliki di Desa Pakel ada tiga rumah retak, sedangkan di Talun masih dilakukan pendataan.

"Ada beberapa laporan rumah warga yang rusak, masih dilakukan pendataan juga," tandas Suwito.

Sementara itu, Humas PT PHE-TEJ, Eko Broto dan Ulin, saat dikonfirmasi mengenai dinding rumah warga yang retak tersebut belum bisa memberikan keterangan.

Keduanya belum merespon saat dihubungi Surya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved