Berita Tuban

Rumah Warga Tuban Retak, Begini Klarifikasi PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java

Ulin masih belum bisa memastikan apakah keretakan rumah warga Tuban itu akibat dari seismik PHE-TEJ atau bukan.

Rumah Warga Tuban Retak, Begini Klarifikasi PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java
surya/m sudarsono
Alat berupa Mobil Vibra milik PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE-TEJ) untuk melakukan pemetaan minyak bumi. Warga Desa Talun dan Desa Pakel, Kecamatan Montong, Tuban, menuding pengoperasian alat ini membuat rumah mengalami keretakan. Bahkan, warga mengklaim sempat merasakan getaran mirip gempa bumi 

SURYA.co.id | TUBAN - Sejumlah rumah di Desa Talun dan Desa Pakel, Kecamatan Montong, mengalami keretakan pada bagian dinding dan lantai. Keretakan itu diduga dari aktivitas seismik berupa pemetaan minyak bumi yang dilakukan PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ) di wilayah sekitar. 

Pihak PHE-TEJ pun memberikan klarifikasi atas kabar retaknya sejumlah rumah tersebut. Humas operasional PHE-TEJ, Muhammad Ulin Najah, mengatakan data yang masuk sampai saat ini sudah ada 29 rumah yang mengalami keretakan.

Wari, warga Dusun Tileng, Desa Talun, Tuban, menunjukkan dinding rumahnya yang retak diduga akibat aktivitas seismik berupa pemetaan minyak bumi yang dilakukan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Tuban East Java (PHE-TEJ), Kamis (17/10/2019).
Wari, warga Dusun Tileng, Desa Talun, Tuban, menunjukkan dinding rumahnya yang retak diduga akibat aktivitas seismik berupa pemetaan minyak bumi yang dilakukan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Tuban East Java (PHE-TEJ), Kamis (17/10/2019). (surya/m sudarsono)

"Dari jumlah tersebut, untuk Desa Talun ada 21 rumah dan Desa Jetak ada 8 rumah," kata Ulin, Kamis (17/10/2019).

Ulin menjelaskan laporan yang masuk nanti akan diverifikasi oleh dinas PUPR.

Selanjutnya humas akan melakukan pendataan akhir bersama Pemdes dan PUPR, kemudian akan dilakukan pembayaran ganti rugi.

Rumah Warga Tuban Retak Diduga dari Aktivitas Pemetaan Minyak Bumi Pertamina, Getarannya Mirip Gempa

Meski demikian, Ulin masih belum bisa memastikan apakah keretakan rumah warga itu akibat dari seismik PHE-TEJ atau bukan.

"Belum tentu karena seismik, perlu diverifikasi lagi. Untuk saat ini, kami baru sebatas menampung laporan," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved