Berita Tulungagung

Limbah Pasar Ikan Bandung Cemari Pemukiman Warga, Ini Janji Bupati Tulungagung

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, menyatakan akan menata Pasar Ikan Bandung

Limbah Pasar Ikan Bandung Cemari Pemukiman Warga, Ini Janji Bupati Tulungagung
surya/david yohanes
Aktivitas perdagangan di Pasar Ikan Bandung Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Limbah Pasar Ikan Bandung masih mencemari permukiman warga. Bahkan, sumur warga terkontaminasi dan airnya tidak bisa dikonsumsi.

Ada sekitar 1000 kepala keluarga (KK) yang terdampak limbah pasar ikan ini. Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, mengatakan pasar ikan ini memang ada di tengah permukiman.

Sumur Warga Diduga Tercemar Limbah Pasar Ikan Bandung Tulungagung, Airnya Bau Busuk

“Keberadaannya memang berpotensi menebar polusi ke perumahan penduduk,” ujar Maryoto.

Maryoto berjanji akan melakukan penataan pasar ikan, agar tidak merugikan warga.

Opsi yang dipilih Pemkab Tulungagung adalah memindahkan pasar ini ke lokasi lain.

Bahkan, lokasi pasar baru ini sudah ditetapkan, dan tahun depan sudah mulai dibangun.

“Harapannya tidak sampai satu tahun pasar ikan baru sudah bisa ditempati,” sambung Maryoto.

Lokasi pasar ikan yang baru rencananya ada di Desa Suwaru, Kecamatan Bandung, tidak jauh dari lokasi pasar saat ini.

Masih menurut Maryoto, Pasar Ikan Bandung adalah pasar ikan terbesar di Jawa Timur selatan bagian barat.

Seluruh ikan mulai dari Pekalongan, Madura hingga dari Banyuwangi dibawa ke pasar ini untuk diperdagangkan di pasar ini, sebelum didistribusikan ke berbagai daerah.

“Karena perlu penataan dan lokasinya tidak terlalu jauh, agar pedagang yang biasa berdagang di sini tidak merasa kesulitan,” tutur Maryoto.

Untuk mengatasi limbah pasar ikan, untuk sementara dilakukan penyedotan dan dibuang ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Diharapkan cara ini bisa mengurangi dampak buruk ke warga, hingga nanti pasar baru siap ditempati.

“Tidak boleh ada yang dibuang di sungai. Kalau ketahuan akan ada sanksi yang berat nanti,” pungkas Maryoto.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved