Berita Kediri

Empat Pendaftar Partai Nasdem Incar Bakal Calon Bupati Kediri

Partai Nasdem Kabupaten Kediri telah membuka pendaftaran bacabup dan bacawabup tanpa embel-embel mahar politik alias gratis.

Empat Pendaftar Partai Nasdem Incar Bakal Calon Bupati Kediri
surya.co.id/didik mashudi
Ketua DPC Partai Nasdem Kabupaten Kediri Lutfi Mahmudiono (tengah) saat membuka pendaftaran bacabup tanpa mahar. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Sejak dibuka pendaftaran di Kantor DPC Partai Nasdem Kabupaten Kediri sudah ada 4 orang bakal calon bupati (bacabup) yang telah mengambil formulir pendaftaran.

Malahan dua pendaftar telah mengembalikan formulir pendaftaran.

Ketua DPC Partai Nasdem Kabupaten Kediri Lutfi Mahmudiono menjelaskan, dua pendaftar yang telah mengembalikan formulir pendaftaran Drs Masykuri saat Wakil Bupati Kediri dan Soebani, pensiunan guru.

Sementara dua pendaftar yang telah mengambil formulir pendaftaran masing- masing, pengusaha hotel dan SPBU Ir HM Insaf Budi Wibowo dan Tjutjuk Sunaryo, mantan anggota DPRD Jatim dua periode.

"Seluruh pendaftar semuanya mengincar posisi bakal calon bupati. Dua pendaftar sudah mengembalikan formulir, dua pendaftar lainnya segera mengembalikan formulir," jelas Lutfi Mahmudiono, Kamis (17/10/2019).

Partai Nasdem Kabupaten Kediri telah membuka pendaftaran bacabup dan bacawabup tanpa embel-embel mahar politik alias gratis.

Untuk mengusung calonnya, Partai Nasdem hanya memiliki 4 kursi di DPRD Kabupaten Kediri.

Sehingga supaya dapat mengusung calonnya harus berkoalisi dengan parpol lainnya dengan syarat minimal 10 kursi dewan.

Terkait rencana koalisi ini, Lutfi Mahmudiono telah menjalin komunikasi politik dengan 7 parpol yang memiliki kursi di dewan.

"Sampai saat ini kita tetap menggalang 7 partai koalisi," jelasnya.

Sesuai rencana pendaftaran di Partai Nasdem bakal ditutup pada 23 Oktober 2019.
Semua bakal calon akan dilakukan verifikasi administrasi serta menyampaikan visi dan misinya.

Partai Nasdem bakal menentukan calon yang diusung salah satu indikatornya berdasarkan hasil survei.

Sehingga hanya calon yang memiliki elektabilitas paling tinggi yang bakal mendapatkan rekom.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved