Berita Madiun

Pemkot Madiun Bangun Patung Pendekar dari Perunggu Setinggi 9 Meter

Pemerintah Kota Madiun akan memasang patung pendekar yang diharapkan akan menjadi ikon baru di Kota Madiun.

Pemkot Madiun Bangun Patung Pendekar dari Perunggu Setinggi 9 Meter
surya.co.id/rahadian bagus priambodo
Proliman Jalan Thamrin yang menjadi lokasi pembangunan patung pendekar 

SURYA.co.id | MADIUN - Pemerintah Kota Madiun akan memasang patung pendekar yang diharapkan akan menjadi ikon baru di Kota Madiun.

Patung pendekar ini akan dibangun di proliman Jalan Thamrin, Kota Madiun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Madiun, Suwarno, mengatakan patung pendekar itu akan memiliki tinggi sekitar delapan meter hingga sembilan meter.

"Patungnya nanti bahannya dari perunggu. Tingginya sekitar delapan hingga sembilan meter," kata Surwarno ketika dikonfirmasi, Rabu (16/10/2019).

Dia menuturkan, alasan letak atau lokasi pembangunan patung pendekar ini berada di proliman Jalan Thamrin, lantaran lokasinya sangat strategis.

"Karena itu merupakan pintu masuk ke Kota Madiun, viewnya juga memungkinkan, jalannya juga sudah kami perlebar. Jadi dari segala penjuru kan kelihatan," jelasnya.

Pembangunan patung pendekar ini, kata Suwarno, bertujuan untuk menguatkan tagline Madiun Kota Pendekar yang digagas Wali Kota Madiun, Maidi.

Untuk diketahui, saat ini Kota Madiun juga dikenal sebagai Kota Pendekar, karena di kota ini terdapat belasan perguruan silat.

Di antaranya PSH Terate, PSH Winongo, IKS Kera Sakti, Tapak Suci, Pagar Nusa, Cempaka Putih, Persaudaraan Sejati, Pro Patria, Persaudaraan Setia Hati Ki Ageng Pandan Alas, dan lainnya.

"Pendekar bukan hanya dalam konteks pendekar silat, tetapi itu ada kepanjangannya. Kota Madiun memang pusatnya perguruan silat, tetapi pendekar itu kepanjangan dari Pintar Melayani Membangun Peduli Kharismatik," ujarnya.

Suwarno mengatakan, pembangunan patung pendekar ini jadi satu dengan pembangunan penutupan drainase dengan box culver di proliman Jalan Thamrin. Untuk biayanya pembangunannya, mencapai sekitar Rp 400 juta.

"Itu satu paket dengan menutup box culvert, Sekitar Rp 400 juta," paparnya.

Sementara itu, pos polisi yang sebelumnya berada di dekat lokasi pembangunan patung, dipindah ke sebelah barat eks bangunan Puskesmas Oro-Oro Ombo di Jalan Diponegoro Timur.

Saat ini proses pembangunan patung pendekar masih berlangsung, dan ditarget akan selesai dibangun akhir tahun ini.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved