Advertorial

Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Sapi Betina Produktif & Panen Pedet, Unjuk Potensi Komiditi Peternakan

Pemkab Bojonegoro, melalui Dinas Peternakan dan Perikanan, menggelar Lomba Sapi Betina Produktif dan Panen Pedet 2019

Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Sapi Betina Produktif & Panen Pedet, Unjuk Potensi Komiditi Peternakan
istimewa
Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, didampingi pejabat terkait saat mengecek sapi pada Lomba Sapi Betina Produktif dan Panen Pedet, Rabu (16/10/2019) 

Ditambahkan mantan anggota DPR RI itu, populasi ternak di Bojonegoro ke depan ditargetkan harus menempati urutan kedua besar se-Jawa Timur.

Berdasarkan data di kementrian pusat tahun 2010 populasi ternak di Bojonegoro pernah menempati peringkat kedua, namun populasinya menurun di peringkat ke delapan pada tahun lalu.

"Ke depan harus mampu kembali menaikkan populasinya di peringkat satu atau dua di tingkat provinsi," ujarnya.

Untuk mencapai itu, ada hal-hal yang harus diperhatikan.

Produktivitas sapi betina paling utama, karena sapi betina akan melahirkan banyak pedet.

Sapi betina produktif tidak boleh dipotong, karena untuk populasi.

Inseminasi buatan juga harus yang berkualitas, agar mortalitasnya menurun.

Lalu pedet yang baru lahir agar segera mendapatkan ASI dari induknya.

Faktor makanan waktu sang induk masih mengandung mesti mendapatkan asupan yang kasar atau kaya serat, agar sapi tidak kekurangan gizi.

"Untuk itu mantri ternak maupun dokter hewan harus bisa berinisiasi agar target bisa terwujud. Ini PR juga bagi Dinas Peternakan," pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved