Citizen Reporter

Mengenal Peluang Bahasa Indonesia di Era Industri 4.0

Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang (UM) juga mengadakan seminar Internasional 3rd ISLLAC

Mengenal Peluang Bahasa Indonesia di Era Industri 4.0
ist/citizen reporter
Mengenal Peluang Bahasa Indonesia di Era Industri 4.0 

Lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai dibandingkan dengan buku.

Orang Indonesia tidak membutuhkan studi pustaka ke luar negeri. Indonesia hanya membutuhkan orang-orang yang mencintai buku. Ada banyak wawasan yang diterima peserta seminar.

Terbukanya peluang bahasa untuk diteliti diungkapkan Parno.

Sentilan Dickvan der Meij juga membuat peserta kembali melihat karya sastra di daerah.

Itu masih ditambah dengan bekal yang diberikan Jo- Ann Netto- Shek dari Singapura.

Ia mengingatkan tentang kekuatan teknologi yang tidak disadari, termasuk bahaya dari kecanggihan teknologi.

Contoh dalam bersosial media, orang luar negeri cenderung sangat tertutup dan mengunci akunnya untuk mencegah berbagai kemungkinan kejahatan melalui teknologi.

Pemandangan serupa tidak terlihat di Indonesia karena cenderung sangat terbuka.

Bahkan semua aktivitas diperlihatkan di media sosial. Mereka tidak memikirkan bahaya yang mungkin terjadi.

Modernisasi akan menjadi kekuatan jika dapat dipadukan dengan hal-hal tradisional. Itu yang dilakukan di Jepang.

Halaman
1234
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved