Citizen Reporter

Mengenal Peluang Bahasa Indonesia di Era Industri 4.0

Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang (UM) juga mengadakan seminar Internasional 3rd ISLLAC

Mengenal Peluang Bahasa Indonesia di Era Industri 4.0
ist/citizen reporter
Mengenal Peluang Bahasa Indonesia di Era Industri 4.0 

Suparno kemudian membeli sawo madu tetapi setelah dicicipi, sawo itu tidak berasa manis. Bahkan sebagian sawo masih mentah.

Hal ini yang menjadi gambaran kekuatan bahasa dalam menarik pembeli dan memengaruhi orang untuk membeli.

Sesi kedua diisi Dickvan der Meij yang mengupas tentang The Role of Literature and the Development of Creative Industries.

Menurutnya, orang Indonesia memiliki banyak sekali kekayaan sastra tetapi orang Indonesia seakan tidak peduli.

Banyak karya sastra yang tidak dikenal oleh orang luar bahkan orang Indonesia sendiri.

Salah satu yang dikenal di luar negeri adalah karya sastra I La Galigo.

UNESCO mencatat itu sebagai karya sastra terpanjang di dunia.

Orang luar sangat menyukai hal-hal yang berbau tradisonal bahkan mereka membuat pementasan dengan menggunakan I La Galigo.

“Kadang-kadang, orang Indonesia baru memperlihatkan perhatiannya terhadap kekayaan yang dimilikinya ketika orang luar lebih dulu mengajinya. Sayang sekali,” tuturnya.

Begitu pula dengan kepedulian terhadap buku-buku. Orang Indonesia kurang mencintai buku.

Halaman
1234
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved