Berita Surabaya

Warga Bratang Surabaya Keluhkan Debu dari Pengerjaan Box Culvert yang Mangkrak

Warga sekitar Jalan Bratang Jaya mengeluhkan pengerjaan box culvert yang dibiarkan mandek hingga saat ini

Warga Bratang Surabaya Keluhkan Debu dari Pengerjaan Box Culvert yang Mangkrak
Yusron Naufal Putra/TribunJatim.com
Pengerjaan box culvert di Bratang dikeluhkan warga, Selasa (15/10/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga sekitar Jalan Bratang Jaya mengeluhkan pengerjaan box culvert yang dibiarkan mandek hingga saat ini. Sesuai informasi, mandeknya proyek tersebut sudah berlangsung sekitar sebulan lamanya.

Di lokasi terlihat papan bertuliskan, 'Hati-Hati Ada Galian', serta lubang masih dibiarkan menganga. Warga kerap mengeluhkan lantaran debu yang mengganggu warga sekitar, terutama pemilik usaha sekitar lokasi proyek.

Ditambah, jalan tersebut terbilang kawasan ramai, sehingga ketika kendaraan berlalu lalang menyebabkan debu beterbangan. Pantauan TribunJatim.com (grup surya.co.id) di lokasi, Selasa (15/10/2019) memang jalan tersebut kerap menimbulkan debu jalanan pada saat kendaraan berlalu lalang.

Marsiadi salah seorang warga sekitar mengatakan, untuk debu jalanan sudah banyak dikeluhkan warga setempat.

"Sudah panas gini, debunya gak karu-karuan," keluhnya saat ditemui tak jauh dari lokasi.

Marsiadi mengatakan, ia hanya bisa menyiram menggunakan air seadanya di depan usaha miliknya itu.

Namun, hal itu tidak bisa membuat debu jalanan itu teratasi.

"Tetap saja kena debu, sampek saya capek siram-siram," ujarnya.

Selain itu, Marsiadi menuturkan, kendaraan bermotor yang tergelincir di lokasi sudah tak terhitung jumlahnya.

Hal itu lantaran jalan bekas pengurukan itu kerap membuat pengendara roda dua tergelincir.

"Saya herannya kok gak ada tanggung jawabnya gitu loh," ungkapnya dengan mimik geram.

Belum ada tanggapan resmi dinas terkait soal keluhan warga Bratang yang mengeluhkan pengerjaan box  culvert yang disebut mangkrak itu saat berita ini tayang.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved