Berita Jember

Tiga Kali Gelar Aksi Tak Pernah Ditemui Bupati Faida, Mahasiswa di Jember Bubar dengan Kecewa

Aksi PMII sempat diwarnai saling dorong dengan petugas pengamanan hingga pagar gerbang di depan Kantor Pemkab Jember jebol dan beberapa orang luka

Tiga Kali Gelar Aksi Tak Pernah Ditemui Bupati Faida, Mahasiswa di Jember Bubar dengan Kecewa
SURYA.co.id/Sri Wahyunik
Petugas kepolisian dari Polres Jember sedang membantu mahasiswa yang pingsan saat menggelar aksi di Pemkab Jember, Selasa (15/10/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER - Massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) membubarkan diri setelah berdialog dengan Kapolres Jember, AKBP Alfian Nurrizal dan Asisten I Pemkab Jember, M Jamil.

Mahasiswa pulang membawa kekecewaan karena tidak ditemui Bupati Jember, Faida.

"Tentunya kami kecewa karena kembali tidak ditemui bupati. Padahal ini sudah aksi kami yang ketiga kalinya," ujar Korlap Aksi, Zainal Arifin.

Mahasiswa menginginkan Bupati Jember menandatangani pakta integritas mendukung tuntutan mahasiswa. Tuntutan PMII adalah pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan Perda Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Jember.

GTRA dibentuk oleh bupati. Sedangkan Raperda dibahas bersama oleh eksekutif dan legislatif.

"Bupati juga harus menyelesaikan agenda reforma agraria di Jember," tegas Zainal.

Sedangkan Kapolres Jember, AKBP Alfian Nurrizal memediasi mahasiswa dengan jajaran Pemkab Jember.

"Saya tawarkan video call dengan bupati namun teman-teman mahasiswa tidak mau. Akhirnya saya telepon bupati, namun belum bisa. Mungkin beliau masih sibuk," ujar Alfian.

Sedangkan Asisten 1 Pemkab Jember, M Jamil menuturkan bakal meneruskan aspirasi mahasiswa ke kepala daerah Jember.

"Aspirasi teman-teman akan kami sampaikan ke pimpinan," ujar Jamil.

Mahasiswa bersikukuh bertemu Bupati Faida. Namun sampai mediasi selesai, pertemuan tidak terjadi. Mahasiswa kemudian membubarkan diri.

Aksi PMII sempat diwarnai saling dorong dengan petugas pengamanan di depan Kantor Pemkab Jember. Pagar gerbang kantor Pemkab Jember roboh.

Dua kali terjadi saling dorong dan bentrok antara mahasiswa dan petugas. Hal itu membuat dua orang mahasiswa pingsan dan beberapa orang terluka.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved