Berita Tulungagung

SMA dan SMK Tulungagung akan Terapkan Kurikulum Antikorupsi Mulai Semester Mendatang, Ini Tujuannya

Seluruh SMA dan SMK di Tulungagung akan menerapkan kurikulum antikorupsi pada semester mendatang

SMA dan SMK Tulungagung akan Terapkan Kurikulum Antikorupsi Mulai Semester Mendatang, Ini Tujuannya
david yohanes/surya
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, menandatangani komitmen pelaksanaan kurikulum antikorupsi. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Seluruh SMA dan SMK di Tulungagung akan menerapkan kurikulum antikorupsi. Kurikulum antikorupsi ini wujud pelaksanaan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 34/2019, tentang Pendidikan Anti-Korupsi di Satuan Pendidikan.

Sebelumnya sempat muncul kebingungan, karena SMA dan SMK ada di bawah Pemprov Jatim. Sementara Perbup ini diberlakukan di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung.

Namun, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim wilayah Tulungagung-Trenggalek, Solikin, memastikan pelaksanaan kurikulum itu. Menurutnya, kurikulum ini akan diselipkan di pelajaran PKN.

“Jadi tidak ada tambahan mata pelajaran baru, tapi kami sisipkan ke dalam pelajaran PKN,” ujar Solikin.

Namun, beda dengan SMP yang mulai uji coba di semester ganjil, Solikin akan mulai kurikulum ini di semester genap mendatang.

Bahkan para pengajar kurikulum ini sudah disiapkan khusus dengan pebekalan materi yang dibutuhkan.

Solikin juga memastikan setiap sekolah SMA dan SMK siap menerapkan kurikulum ini.

“Guru-gurunya kemarin sudah mendapat pembekalan. Jadi semuanya sudah siap menjalankan di semester genap mendatang,” terang Solikin.

Sebelumnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Tulungagung menyatakan, mulai uji coba kurikulum antikorupsi di semester ganjil.

Total ada sekitar 48 SMP negeri, dan 44 SMP swasta yang akan menerapkan kurikulum ini.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved