Berita Pasuruan

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi di Dispora Kabupaten Pasuruan, Ini Dakwaan untuk LW

Mantan Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dispora Kabupaten Pasuruan ini jalani sidang dalam perkara yang membuat negara merugi sekitar Rp 918 juta

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi di Dispora Kabupaten Pasuruan, Ini Dakwaan untuk LW
surya.co.id/galih lintartika
LW saat menjalani persidangan di PN Tipikor, Selasa (15/10/2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Lilik Wijayanti (LW) menjalani sidang perdana dalam kasus dugaan korupsi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan.

Mantan Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dispora Kabupaten Pasuruan ini menjalani sidang dalam perkara yang membuat negara merugi sekitar Rp 918 juta ini.

Sidang dengan agenda dakwaan ini digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Timur, Selasa (15/10/2019) siang, dipimpin Ketua Majelis Hakim Hisbullah Idris.

Mengenakan batik warna coklat dan jilbab hitam, LW tampak lebih segar.

Dalam sidang perdana, LW didampingi, suami, anak, menantu hingga saudara kandungnya.

Dalam sidang ini, LW didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU), Trian D dan Ahmad M melanggar dua pasal sekaligus.

Pertama, Primair Pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 Undang - undang RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Subsidair, pasal 3 jo pasal 18 Undang - undang RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP

Atau pasal 12 huruf (i) nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

"Terdakwa diduga kuat memperkaya diri sendiri atau orang lain dengan pemotongan kegiatan Dispora 10 persen setiap kegiatan dan mark up pengadaan barang jasa," kata Trian.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved