Berita Surabaya

Setelah Ditangkap Polisi, Terkuak Motif Pelaku Penghinaan Simbol Agama di Surabaya, Ini Pengakuannya

Akibat perbuatannya, Oscar (36) warga Manyar Rejo 9 Surabaya mengaku khilaf dan menyesal atas apa yang sudah dibuatnya.

Setelah Ditangkap Polisi, Terkuak Motif Pelaku Penghinaan Simbol Agama di Surabaya, Ini Pengakuannya
SURYA.co.id/Firman Rachmanudin
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran didampingi para tokoh agama di Surabaya menunjukkan foto tersangka dan barang bukti penghinaan di media sosial, Selasa (15/10/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Oscar (36) warga Manyar Rejo 9 Surabaya mengaku khilaf dan menyesal atas apa yang sudah dibuatnya.

Di hadapan polisi dan tokoh agama di Surabaya, Oscar mengatakan, hanya bermaksud untuk memberi pelajaran kepada AT, mantan kekasihnya.

"Saya khilaf, tidak ada maksud lain apalagi menghina masyarakat muslim di Indonesia, terutama Surabaya khususnya.

Ini semata-mata karena keegoisan saya," kata Oscar, Selasa (15/10/2019).

Viral di WhatsApp (WA), Video Panas Pramugari Cantik Beradegan Liar di Toilet, Ini Fakta-faktanya

Mojang Karawang ini Hubungan Badan dengan 3 Pria di Hotel, Tewas Tragis saat Layani Pria Ketiga

Alasan Pria Gresik yang Gorok Leher Menantunya hingga Tewas lalu Tusuk Istrinya Sendiri Tak Ditahan

KRONOLOGIS LENGKAP Suami Bakar Istri Hidup-hidup di Surabaya: Ada Mertua, Kabur Saat Api Membesar

Sementara itu, dijelaskan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Oscar yang sudah dua tahun berpacaran dengan AT tidak direstui orangtua AT.

"Dari situlah tersangka berpikir bagaimana meneror korban.

Sehingga membuat akun baru, kemudian mengunggah postingan di media sosial yang provokatif dan mencantumkan foto korban serta alamat korban.

Sehingga seolah-olah korban ini yang sudah melecehkan atau menghina simbol agama," kata Sudamiran.

Akibat perbuatannya itu, Oscar terancam pasal 28 ayat 2 dan atau pasal 45 A ayat 2 dan atau pasal 27 ayat 3 dan atau pasal 45 ayat 3 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI nomor 11 tahun 2011 tentang ITE dengan pidana kurungan di atas 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar rupiah.

Aksi penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang viral di facebook langsung ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian di Surabaya.

Halaman
123
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved