Berita Sidoarjo

Sepeda Motor dan Tas Mencurigakan yang Bikin Geger Sidoarjo, Diduga Milik Warga Banjarnegara

Sepeda motor dan tas yang sempat dikira bom hingga menghebohkan Sidoarjo, Selasa (15/10/2019) dini hari, diduga milik warga Banjarnegara, Jawa Tengah

Sepeda Motor dan Tas Mencurigakan yang Bikin Geger Sidoarjo, Diduga Milik Warga Banjarnegara
surya.co.id/m taufik
Tim gegana dan penjinak bom (jibom) dari Brimob Polda Jatim saat memeriksa tas yang ditinggalkan pemiliknya di jalan Jenggolo Sidoarjo, tepatnya di depan tolo alat tulis ATK Mart, Selasa (15/10/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sepeda motor dan tas berisi ijazah dan beberapa pakaian yang sempat dikira bom hingga menghebohkan Sidoarjo, Selasa (15/10/2019) dini hari, diduga milik warga Banjarnegara, Jawa Tengah.

Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas kepolisian, dalam tas tersebut terdapat sejumlah pakaian dan barang lainya.

Termasuk sertifikat ketrampilan kerja atas nama Maskur, sertifikat yayasan pendidikan Al Bayhaki atas nama Maskur dan dua buah Alquran.

Ada juga KTP atas bama Maskur, beralamat Desa Pandan Sari Rt 03 Rw 04 Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjar Negara, Jawa Tengah. Serta ada SIM A dan SIM C atas nama Maskur juga.

Tak hanya itu, ada juga piagam penghargaan KPU atas nama Maskur, sebuah HP samsung warna putih, buku tabungan BRI atas nama Maskur, sertifikat ketrampilan kerja info tek nusantara atas nama Maskur, sertifikat Pratikal Work sarana niaga motor atas nama Maskur, STTB MI, Ijazah SMP, dan Ijazah paket C yang semua atas nama Mansur.

"Semua barang itu, termasuk sepeda motor Yamaha Vega ZR warna merah bernopol R 6709 LM sudah diamankan di Polresta Sidoarjo," ungkap Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Supiyan.

Motor itu terparkir di depan toko ATK Mart sejak Senin (14/10/2019) sore dalam keadaan kunci menempel.

Di jok depan terdapat dua tas warna hitam berisi berbagai barang tersebut di atas.

Sampai malam sekira pukul 21.00 saat toko hendak tutup, motor itu tak ada yang mengambil.

Penjaga toko sempat tanya ke kanan kiri dan beberapa orang, semua tidak ada yang tahu.

"Saya kemudian melapor ke petugas Polsek Kota. Lalu, petugas datang," ujar Lestari, penjaga toko alat tulis tersebut.

Laporan kemudian dilanjutkan ke Polresta Sidoarjo, lalu diteruskan ke Polda Jatim.

Sampai akhirnya petugas Jibom Gegana Brimob Polda Jatim turun ke lokasi.

Sampai dinihari, akhirnya tas dibuka dan dipastikan isinya bukan barang berbahaya seperti yang dikhawatirkan.

Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved