Berita Tulungagung

Sebut Ada Banyak Penyimpangan, Kejari Segera Umumkan Tersangka Dugaan Korupsi di PDAM Tulungagung

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung tengah melakukan penyidikan tersangka dugaan korupsi di PDAM Tulungagung

Sebut Ada Banyak Penyimpangan, Kejari Segera Umumkan Tersangka Dugaan Korupsi di PDAM Tulungagung
david yohanes/surya
Kantor PDAM Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung tengah melakukan penyidikan dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tulungagung. Kepala Seksi Intelejen Kejari Tulungagung, Rahmat Hidayat mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan panjang, terkait perkara ini.

Menurutnya, setelah melakukan penyelidikan, ada banyak dugaan penyimpangan di tubuh PDAM.

"Karena terlalu banyak dan mengembang, kami masih fokus untuk perkara dana operasional," terang Rahmat, Selasa (15/10/2019).

Rahmat mengaku menemukan perbuatan melawan hukum, yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Bahkan Rahmat sudah punya hitungan estimasi kerugian negara yang timbul.

Namun ia menolak memaparkan besaran kerugian itu.

"Yang punya kopetensi menghitung nanti adalah auditor. Kalau saya ungkapkan nanti malah salah," sambung Rahmat.

Rahmat sudah memeriksa lebih dari 30 orang saksi.

Mereka terdiri dari para ASN internal PDAM, dan pihak luar yang berhubungan dengan PDAM.

Masih menurut Rahmat, para terperiksa itu antara lain Direktur PDAM, pejabat setingkat kepala bagian dan kepala seksi.

"Yang dari internal lebih dari 10 orang. Tinggal hitung saja, kasi, kabag jumlahnya berapa," tutur Rahmat.

Dari perkembangan penyidikan yang tengah berjalan, Rahmat memastikan, awal Bulan November 2019 akan ditetapkan tersangka.

Selain itu, ada perkara lain yang anak naik statusnya, dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Kasusnya kan dipecah-pecah. Kalau ada fakta baru, masih meungkin mengembang lagi," pungkas Rahmat

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved