Berita Nganjuk

KAI Daop 7 Gelar Uji Coba Rel Ganda di Stasiun Nganjuk, Ini Tujuannya

PT KAI Daop 7 Madiun terus uji coba pengoperasioan rel ganda (Double Track) dari Stasiun Baron Nganjuk ke Stasiun Babadan Madiun

KAI Daop 7 Gelar Uji Coba Rel Ganda di Stasiun Nganjuk, Ini Tujuannya
ahmad amru muiz
Rel ganda KA di Stasiun Nganjuk yang akan dioperasionalkan penuh setelah selesai di Uji Coba Kelayakan dan Beban. 

SURYA.co.id | NGANJUK - PT KAI Daop 7 Madiun terus uji coba pengoperasioan rel ganda (Double Track)  dari Stasiun Baron Nganjuk ke Stasiun Babadan Madiun. Hal itu dilakukan untuk menguji kelaikan rel ganda yang selesai dibangun dan tidak ada persoalan untuk dilewati Kereta Api dengan kecepatan hingga 100 -120 Kilometer per jam yang rencananya akan dioperasionalkan penuh dalam waktu dekat.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan selain pengujian kelaikan rel ganda, juga dilakukan uji coba beban. Dengan demikian nantinya rel ganda bisa dilewati Kereta Api dengan kecepatan tinggi dengan beban dari Kereta Api.

"Sampai hari ini sudah tidak ada persoalan dalam uji coba rel ganda yang kami lakukan sejak bulan April lalu antara stasiun Baron Nganjuk hingga Babadan Madiun sepanjang 58,75 Km," kata Ixfan Hendriwintoko, Selasa (15/10/2019).

Dijelaskan Ixfan,  switchover (pengalihan dari jalur tunggal ke jalur ganda) tahap II menghubungkan sejumlah stasiun.Yakni stasiun Baron - Nganjuk - Bagor - Wilangan - Saradan - Caruban - Babadan. Pada saat itu sekaligus mengganti operasional persinyalan stasiun dari mekanik ke elektronik.

Selain itu, beberapa wesel (konstruksi rel kereta api yang bercabang/bersimpangan untuk memindahkan jurusan jalan kereta) juga telah dipasang.

Memang, diakui Ixfan,  adanya uji coba rel  ganda pengepoerasian jalur Nganjuk - Babadan Madiun berdampak pada penundaan kedatangan kereta.

Ini dikarenakan adanya pemberlakuan pembatasan kecepatan laju moda transportasi massal yang melintas di antara stasiun Nganjuk hingga Babadan.

"Termasuk kereta angkutan BBM yang datang di Stasiun Madiun juga mengalami keterlambatan, kami mohon maaf atas keterlambatan sejumlah KA dampak dari uji coba rel ganda" ujar Ixfan.

PT KAI Daop 7 Madiun, ungkap Ixfan, dengan mulai beroperasinya jalur ganda mengimbau warga yang beraktifitas di sekitar jalur kereta api untuk meningkatkan kewaspadaan.

Sebab, dengan difungsikannya jalur ganda maka kereta bisa melintas secara bersamaan dari arah kanan maupun kiri.

"Yang pasti, warga harus waspada dan tidak berada dekat sekitar rel ganda karena Kereta bisa datang bersamaan dan bersimpangan di satu titik lokasi," tutur Ixfan.

Seperti diketahui, Pembangunan jalur ganda (double track) di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun terbagi menjadi dua segmen, yaitu Jombang – Madiun dan Madiun – Kedungbanteng.

Proyek itu di bawah kendali Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Jalur di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun yang dilewati proyek rel ganda sepanjang 141 kilometer, mulai dari Jombang hingga Ngawi.

Sedikitnya ada 17 stasiun yang dillalui, di antaranya Jombang, Sembung, Kertosono, Baron, Sukomoro, Nganjuk, Bagor, Wilangan, dan Saradan.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved